Uang Kuno Petunjuk Kekayaan Peradaban Bumiaji | Malang Post

Jumat, 13 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 26 Sep 2019, dibaca : 3399 , vandri, kris

BATU - Jejak kekayaan peradaban Bumiaji, Kota Batu terungkap. Salah satu temuannya berupa uang koin kuno sebanyak 6 kg. Temuan itu merupakan salah satu petunjuk Bumiaji sebagai desa kaya pada masa lalu.
Kini menunggu sejarawan dan pihak terkait turun tangan menelusuri peradaban di Bumiaji.
Kepingan uang kuno itu ditemukan di Dusun Banaran, Bumiaji, Sabtu (21/9). Lokasi persisnya di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Batu.  Awalnya Prapto Sutrisno, warga Temas menggali tanah untuk membuat pondasi bangunan sekolah di SLBN. Pria 45 tahun itu tak sengaja menemukan sejumlah kepingan uang koin kuno berlubang di kedalaman sekitar 1 meter.
"Saya langsung laporkan penemuan uang koin kuno ke pihak sekolah," ujar Prapto kepada Malang Post, Rabu (25/9) kemarin. Kepala SLBN Kota Batu, Siti Muawanah Mariyam langsung melaporkan kepada Dinas Pendidikan lalu ditindaklanjuti Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
"Dari keseluruhan berat yang mencapai 6 kg, Dinas Pariwisata membawa sekitar 2 ons uang koin kuno untuk diteliti di BPCB Trowulan. Sedangkan sisanya kami simpan," bebernya.
Staf Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Batu Widya Heri Setyawati belum berani membuat kesimpulan terkait penemuan uang kuno yang diduga buatan China itu. Alumnus arkeologi Universitas Udayana Denpasar ini mengatakan pihaknya segera konsultasi ke BPCB Trowulan sekaligus tes di laboratorium.
Meski begitu, ia mencoba membaca transkrip yang tersisa di koin, tapi ia tidak menumukan koin yang tulisannya bisa terbaca.  "Saya masih sedang coba baca. Biasanya dan kebanyakan uang koin era dinasti Ming sampai Ching. Kemungkinan bisa dipakai dari masa Majapahit,” bebernya.
Sejarawan UM, Dwi Cahyono memperkirakan temuan koin kuno di  Bumiaji, Kota Batu itu peninggalan era Majapahit. Yakni sekitar abad 15, bahkan bisa lebih tua lagi.
"Temuan koin kuno menunjukkan bahwa Bumiaji merupakan desa perdikan yang telah berkembang pada masanya. Perkembangan Bumiaji ini terjadi sejak zaman Majapahit," jelas Dwi.
Lebih lanjut Tim Ahli Ekspedisi Samala Malang Post ini  menjelaskan, temuan tersebut memberikan petunjuk Bumiaji sudah  maju pada masanya. Karena pada era Majapahit, uang koin berlubang asal China seperti yang ditemukan merupakan alat tukar atau bayar dalam sistem perekonomian.
"Sudah maju pada zamannya. Itu wajar, karena abad 15, Bumiaji sebagai desa perdikan yang bebas dari pajak. Sehingga desanya sangat maju," imbunya. Untuk memastikan asal dinasti uang koin kuno itu harus melalui penelitian.  "Harus dilihat dulu tulisan di koin itu. Menggunakan aksara apa,” pungkasnya. (eri/van)



Loading...