Tokoh di Balik Perkembangan Wisata Alam di Ngadirejo Jabung | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Tokoh di Balik Perkembangan Wisata Alam di Ngadirejo Jabung

Selasa, 28 Jan 2020,

Wicahyo adalah pejuang pariwisata. Dia sukses membangun desa melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dukung Alam Lestari.  Warga asli Dusun Krajan Bendo Lawang, Desa Ngadirejo, Kecamatan Jabung Kabupaten Malang ini berhasil mengelola destinasi wisata baru. Pokdarwis Dukung Alam Lestari pun mendapat Penghargaan Apresiasi Pokdarwis Tingkat Nasional Kategori Pokdarwis Mandiri Peringkat IV tahun 2019.
“Penghargaan itu sebetulnya untuk semua warga Desa Ngadirejo. Saya hanya menerima saja,’’ katanya dengan nada merendah.
Penghargaan tersebut diterima Wicahyo saat event Anugerah Indonesia Sustainable Toursm Award di Jakarta, September 2019. Bapak satu anak ini menceritakan kiprahnya dalam mengelola periwisata. Dimulai ketika dia berhenti kerja di perusahaan kayu di Gresik, tahun 2014 lalu, dan memilih pulang kampung.
Dia memilih pulang karena dia melihat banyak potensi di desanya yang bisa dikembangkan. Terutama di bidang pariwisata. Dia bergerak, diawali dengan menelusuri beberapa coban (air terjun) yang ada di desanya.
“Waktu itu tahun 2014, di tempat kami hanya Coban Jidor saja yang terkenal dan dikunjungi wisatawan. Padahal ada beberapa coban yang pemandangannya tidak kalah indah, dan sangat menarik untuk dikunjungi,’’ katanya ditemui Malang Post usai rapat penyusunan APBDes Ngadirejo tahun 2020, di Kecamatan Jabung.
Berjalan kaki dengan beberapa warga, dia pun menyusuri hutan untuk yang ada di desanya. Track yang sulit tidak membuat Wicahyo patah semangat. Sebaliknya dia makin tertantang untuk menyusuri hutan.  Hingga akhirnya dia sampai pada coban-coban lainnya.
“Bukan menemukan. Tapi coban-coban ini tidak familiar, hampir tidak pernah dikunjungi oleh wisatawan. Padahal secara pemandangan, tidak kalah dengan tempat wisata atau coban lainnya,’’ ungkap pria yang saat ini juga diberi amanah menjadi Kaur Keuangan Desa Ngadirejo ini.
Coban-coban yang tidak familiar itu, dikatakan Wicahyo jumlahnya ada empat dalam satu jalur. Yaitu Coban Kerinci, Coban Singo, Coban Suko dan Coban Jodo. Untuk mengunjungi empat coban ini dia membutuhkan waktu selama satu minggu.
“Karena saat mengunjungi kami tidak sebagai wisatawan. Tapi kami langsung berpikir, bagaimana coban ini dapat dikunjungi wisatawan,’’ ungkap alumni MTs Al Ihtihad, Poncokusumo ini.
Lantaran itu juga, saat melakukan penyusuran, Wicahyo juga sering mencatat. Setelah empat coban itu ketemu dan yakin dapat dikelola, ayah dari Emha Iqbal Ahmad ini pun berbicara kepada desa. Dan saat itu mendapat dukungan penuh dari desa.
Bahkan, Pemerintah Desa juga memfasilitasi Wicahyo untuk melakukan presentasi ke Dinas Pariwisata dan Kabudayaan (Disparbud)  Kabupaten Malang. Hingga akhirnya Disparbud pun membentuk Pokdarwis. Wicahyo juga yang memberikan nama Dukung Alas Lestari pada Pokdarwis desanya.
“Empat coban yang kami kunjungi waktu itu berada di wilayah Perhutani. Dan kami pun tidak langsung masuk. Meskipun sudah terbentuk Pokdarwis, melainkan meminta izin dulu untuk mengelolanya,’’ katanya.
Setelah Pokdarwis terbentuk, Wicahyo pun mulai membangun jaringan. Dia memulainya dengan mengumpulkan para ibu-ibu, untuk mengajak mereka sadar wisata. Setiap hari dia mendatangi perkumpulan ibu-ibu dan terus melakukan ajakan sadar wisata. Setelah itu dia mengumpulkan kaum bapak.
“Kadang datang pas kegiatan arisan, ya pokoknya perkumpulan. Termasuk saat jamaah tahlil juga saya datangi, untuk mengajak mereka sadar wisata,’’ tambahnya.
Setelah berhasil merangkul para bapak, Wicahyo baru mengumpulkan para pemuda. “Sadar wisata ya mengajak mereka menerapkan Sapta Pesona. Yaitu Aman, Tertib, Indah, Bersih, Sejuk, Ramah dan Kenangan. Dan Alhamdulillah, warga banyak yang mendukung,’’  tambah suami dari Anita ini.
Dapat dukungan itu, pria yang sedang menanti kelahiran anak kedua ini mengajak warga untuk melakukan kerja bakti. Pertama adalah dengan membuat jalur ke arah coban. Di mana dengan harapan saat wisatawan datang, mereka tidak kesulitan saat menuju coban. Selanjutnya membangun fasilitas lain, seperti spot foto, dan toilet di tempat-tempat wisata tersebut.
“Kami terus melakukan inovasi, dengan harapan desa kami maju, terutama di bidang wisatanya,’’ ungkapnya.
Dia juga mengatakan, setelah Pokdarwis Dukung Alas Lestari terbentuk, pihaknya juga menemukan destinasi wisata baru, yaitu Watu Payung. Watu Payung dikatakan Wicahyo seperti goa dan dapat menampung sekitar 100 orang.
“Konon menurut kakek dan nenek kami, watu payung ini dulu sebagai tempat persembunyian warga saat ada serangan dari tantara Jepang maupun Belanda. Dan ditempat ini sekarang sudah banyak fasilitasnya, ada spot foto, dan toilet,’’ ungkapnya.
Wicahyo dan anggota Pokdarwis lainnya terus melakukan inovasi. Apalagi semakin hari wisatawan yang datang semakin banyak. Dia tidak hanya mengembangkan destinasi wisatanya, tapi bagaimana destinasi wisata itu juga memberikan kesejahteraan kepada warga. Alhasil, tidak lama kemudian berdiri homestay di tempat itu. Selain itu, warga juga mendirikan bisnis kuliner. Tidak kecuali dirinya, juga membuka usaha produksi Sambel Bakar.
“Sambel Bakar kami jadi oleh-oleh khas Kecamatan Jabung. Alhamdulillah, saat ini semuanya sudah jalan,’’ katanya.
Ditanya jumlah kunjungan wisata? Wicahyo mengatakan sudah banyak peningkatan. Yang sebelumnya dalam setiap minggu hanya beberapa beberapa wisatawan saja yang datang, kini sudah lebih dari 400 orang. Sedangkan saat musim liburan, jumlah wisatawan lebih banyak.  Wisatawan yang datang juga tidak hanya dari lokal tapi juga mancanegara. Bahkan, banyak wisatawan yang mendatangi Desa Ngadirejo sengaja untuk menginap.Mereka menginap di homestay juga di tempat camping.
“Ya Alhamdulillah, saat ini semuanya berjalan. Wisatanya berjalan, usaha warga juga berjalan. Kami berharap desa kami terus berkembang, dan dampaknya adalah kesejahteraan warga meningkat,’’ tandasnya.(Ira Ravika/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Ira Ravika

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...