MalangPost - Tingkatkan PAD, Datangi Wajib Pajak

Selasa, 11 Agustus 2020

  Mengikuti :

Tingkatkan PAD, Datangi Wajib Pajak

Rabu, 11 Des 2019, Dibaca : 1626 Kali

BATU - Badan Keuangan Daerah (BKD) menggandeng Kejari Kota Batu  gelar penyuluhan hukum perpajakan dengan mendatangani wajib pajak (WP), Rabu (11/12). Tujuannya untuk meningkatkan kepatuhan WP dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Objek pajak dan WP yang didatangi di antaranya Hotel Alpines, Hotel Songgoriti Air Panas, dan Warung Wareg Kota Batu. Tim penyuluh terdiri dari Kabid Penagihan BKD Kota Batu, Ismail Hasan dan Tim Peningkatan Kepatuhan Pajak dari Kejari Batu yang diwakili Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Batu I Nyoman Sugiarta.
"Yang kami lakukan ini merupakan teknik on the spot dalam mensosialisaikan pembayaran pajak bagi WP di Kota Batu," ujar Nyoman kepada Malang Post.
Ia menerangkan sosialisasi yang dilakukan bersama BKD bukan bagi hotel atau tempat wisata yang belum membayar pajak. Tapi semua WP di Kota Batu dan telah dilakukan tiga kali ini.
"Semua wajib pajak kami datangi. Agar bertemu langsung dengan owner atau GM, sehingga sosialiasi terkait pajak bisa dilakukan secara maksimal," bebernya.
Sesuai dengan pengalaman yang pernah dilakukan, kegiatan sosialisasi on the spot lebih maksimal ketimbang melakukan sosialisasi secara serentak. Pasalnya ketika mengundang secara bersamaan banyak WP yang diwakili resepsionis. Sehingga informasi yang diberikan tak sampai ke atasan atau owner.
Kabid Penagihan BKD Kota Batu, Ismail Hasan menjelaskan  sebelumnya dengan terobosan jemput bola bagi WP yang dilakukan mampu memenuhi target Pajak Bumi Bangunan (PBB) tahun 2019. Tercatat hingga November 2019 untuk PBB dari target Rp 19,7 miliar mampu tercapai Rp 21,3 miliar atau 108,32 persen.
Sedangkan pajak hotel dari target Rp 28,3 miliar mampu tercapai Rp 26,5 miliar, pajak restoran dari Rp 16 miliar tercapai Rp 14,9 miliar, dan pajak hiburan dari Rp 30,6 miliar terealisasi Rp 27,9 miliar.
Kemudian pajak parkir dari Rp 2,4 miliar tercapai Rp 2,2 miliar, pajak air tanah Rp 1,3 miliar terpenuhi Rp 1,5 miliar. Sedangkan pajak reklame dari Rp 800 juta mencapai Rp 943 juta, dan pajak penerangan jalan dari Rp 13 miliar mencapai Rp 12,5 miliar.
"Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan wajib pajak mematuhi aturan yang berlaku selain itu juga berdampak pada peningkatan PAD di Kota Batu yang selalu meningkat setiap tahun," pungkasnya. (eri/van)

Editor : Vandri
Penulis : Keristyanto