Tiga Srikandi Tarung di Kabupaten | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Tiga Srikandi Tarung di Kabupaten

Selasa, 24 Des 2019,

MALANG - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 bakal menarik. Tiga Srikandi terbaik Kabupaten Malang, diperkirakan bakal bertarung pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang. Bahkan tiga nama ini, sudah mulai menjadi bahan perbincangan di kalangan politik.
Ketiganya adalah Jajuk Rendra Kresna (istri mantan Bupati Malang, Rendra Kresna, red). Martiyani Setyaningsih alias Tyas Sujud Pribadi (istri mantan Bupati Malang Sujud Pribadi, red). Serta, Sri Untari Bisowarno, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur. Tiga partai politik besar tengah melirik ketiganya untuk dicalonkan dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020.
Jajuk Rendra Kresna, disebut-sebut bakal maju melalui Partai NasDem. Selain karena anggota DPRD Provinsi Jatim dari Partai NasDem, Jajuk juga merupakan salah satu kader terbaik NasDem.
Lalu, nama Martiyani Setyaningsih alias Tyas Sujud Pribadi, muncul setelah sebelumnya disebut oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Siadi. Mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang yang kini menjadi anggota DPR RI ini, siap maju dengan menggandeng Tyas Sujud Pribadi.
Sedangkan Sri Untari, sebelumnya sudah mendapat dukungan penuh dari seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan Kabupaten Malang, untuk maju Pilkada 2020. Sri Untari dinilai sebagai leadership yang memiliki kemampuan lebih.
Ketua Pendaftaran dan Penjaringan DPD NasDem Kabupaten Malang, Amarta Faza, mengatakan bahwa siapa bakal calon yang akan diusung oleh NasDem, masih menunggu informasi dari DPP. Kemungkinan rekom DPP akan disampaikan pada pertengahan bulan Januari 2020 nanti.
"Untuk rekom, kami masih menunggu keputusan dari DPP. Kemungkinan setelah tanggal 10 Januari, setelah seluruh pengurus DPD Partai Nasdem diundang rapat koordinasi di DPW Jatim," terang Amarta Faza.
Soal nama Jajuk Rendra Kresna, dikatakannya bahwa dari pengurus wilayah dan daerah, memang sempat mengharapkannya untuk maju Pilkada 2020. Tetapi diakuinya, belum ada keputusan karena masih pikir-pikir.
"Dari pandangan saya, memang Ibu Jajuk sangat layak. Selain karena sudah lama berkecimpung di Kabupaten Malang, juga aktif diberbagai organisasi. Tetapi siapa pun nantinya yang mendapat rekom, kami siap mendukung sepenuhnya," jelasnya.
Namun, ketika Malang Post mencoba menghubungi Jajuk Rendra Kresna, belum bisa dikonfirmasi. Nomor ponselnya ketika dihubungi tidak aktif.
Sementara, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo, dikonfirmasi juga mengatakan belum ada keputusan siapa yang mendapat rekom dari DPP untuk maju Pilkada. Selain menunggu keputusan DPP, saat ini DPD Golkar juga sedang melakukan survey.
Dari survei tersebut, diharapkan ada salah satu dari anggota partai politik yang bisa maju.
"Calon bupati yang diusung nantinya, diprioritaskan dari Kader Golkar sendiri. Karenanya penilaian untuk menentukan calon, tidak hanya dari DPD, tetapi juga dilakukan DPW Jatim. Salah satu kader terbaik adalah Pak Siadi (Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Malang, red)," ungkap Kusmantoro Widodo.
Terkait nama Martiyani Setyaningsih alias Tyas Sujud Pribadi, yang sempat dinyatakan bakal digandeng oleh Siadi, diakui memang cukup layak. Dan siapapun sama-sama memiliki peluang untuk mendapat rekom dari DPP Partai Golkar. Tetapi tetap memperhatikan hasil survei yang sudah dilakukan.
"Bu Tyas, memang bisa saja digandeng oleh Pak Siadi, untuk maju Pilkada 2010. Pengalaman  Tyas juga sangat mumpuni. Tetapi untuk wakil, tergantung penilaian serta dari hasil koordinasi dengan partai lain untuk koalisinya," ujar Kusmantoro Widodo.
Tetapi sama dengan Jajuk Rendra Kresna, Tyas Sujud Pribadi juga belum dilakukan konfirmasi."Untuk rekom, kami juga masih menunggu petunjuk dari DPP. Siapa calonnya, tunggu dulu adanya SK dari DPP RI," tuturnya.


DPP Golkar Gelar Survei Internal
Sementara itu, DPP Golkar bakal menggelar survei internal untuk menentukan siapa calon bupati yang diberikan rekom menuju Pilkada 2020. Menurut  Ir. H. M. Ridwan Hisjam, Ketua Bidang Pendidikan Dasar DPP Golkar, partainya menyiapkan 10 lembaga survei. Pria yang menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI menjelaskan hal itu di RH Center Permata Jingga, Senin malam (23/12).
“10 lembaga survei internal untuk memonitor siapa tokoh dan kader yang bisa memenangkan Pilkada 2020, termasuk di Kabupaten Malang,” ujar Ridwan didampingi Anggota DPRD Kota Malang fraksi Golkar, Suryadi SPd. Menurut pria yang akrab disapa Tatok tersebut, survei dilakukan setelah kontestasi calon ketua umum DPP Golkar selesai.
Meski demikian, DPP Golkar sudah memiliki kerangka utama yang harus dipakai oleh semua pengurus daerah dalam kontestasi kepala daerah 2020. Pertama, DPP Golkar berharap tidak ada impor tokoh dari luar daerah dalam pencalonan kepala daerah 2020. Secara spesifik, Ridwan menegaskan, calon bupati yang akan direkom, seyogyanya orang yang memiliki kedekatan dengan Malang.
“Bukannya tidak boleh, boleh saja, siapapun boleh, sesuai undang-undang hanya mewajibkan sebagai warga negara Indonesia untuk mencalonkan. Tapi, alangkah baiknya jika tidak impor dari luar, dan lebih bagus orang yang dekat dengan Malang,” papar pria yang pernah duduk di Komisi X DPR-RI itu.
Terkait sosok Siadi, Ketua DPD Golkar Kabupaten Malang, yang santer digadang-gadang menerima rekomendasi DPP, Ridwan mengaku siap mendukung. Dengan syarat, Siadi harus memperhitungkan risiko, serta keuntungan dan kerugian maju sebagai calon bupati dengan meninggalkan kursi anggota komisi A DPRD Jawa Timur.
“Harus perhitungkan risiko, terutama tentang survei internal DPP tentang potensi pemenangan Golkar di Pilkada 2020. Jika figur memang kuat dan partai lain belum signifikan, maka silakan saja. Tapi, kalau unda-undi dengan calon dari partai lain, terlalu berisiko,” kata Ridwan.
“Kan lebih bagus duduk di DPRD Jatim bisa membina banyak hal di lingkup regional. Malang, diserahkan kepada kader yang siap bersaing dengan calon-calon dari partai lain,” tutup Ridwan.

Sri Untari Sebar Banner

Sedangkan Sri Untari, sudah terang-terangan untuk siap maju Pilkada 2020. Selain mendapat dukungan penuh dari kader PDI Perjuangan, mulai dari pengurus DPC hingga ranting, juga banner yang terpasang di beberapa ruas jalan di Kabupaten Malang.
Banner yang terpasang berpasang foto Sri Untari. Dalam banner itu, tertulis jargon 'Wis Wayahe'. Termasuk kata-kata mutiara berjudul Saya Siap...!!!
'Berceritalah saya siap mendengarkan. Saya siap memperjuangkan. Sudah saya persiapkan diri saya untuk menjadi penyambung lidah masyarakat Kabupaten Malang. Saya siap, bersama seluruh masyarakat. Saya siap, untuk menjadi bagian dari sejarah kabupaten tercinta ini'.
"Wis wayahe Bupati Malang teko PDI-P (sudah waktunya Bupati Malang dari PDI-P, red). Semua kader siap untuk memenangkan Pilkada 2020," ungkap Wakabid Pemuda, Olahraga dan Komunitas Seni Budaya, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir.
Menurut Adeng, sapaan akrabnya, bahwa seluruh pengurus partai, mulai dari struktur lapis bawah (anak ranting) sampai DPC, meminta Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur tersebut maju dalam Pilkada 2020. "Semua kader siap mengawal dan memenangkan Ibu Sri Untari, sebagai Bupati Malang," tuturnya.
Lebih lanjut, dikatakannya bahwa leadership seorang Sri Untari, membuat kader PDI-P percaya diri. Ke depan para kader akan menyusun kekuatan dengan melakukan pergerakan mengumpulkan dukungan sampai akar.
Sebelumnya, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, mengatakan bahwa PDI-P wajib memilik kader dari internal yang maju dalam Pilkada 2020. Salah satu kader yang memiliki kemampuan leadership, adalah Sri Untari.
"Salah satu kader partai PDI-P, Sri Untari memang memiliki kapasitas mengantarkan PDI Perjuangan meraih kemenangan. Kami, semua kader? PDI Perjuangan Kabupaten Malang bersepakat memberikan mandat kepada bu Sri Untari," ungkap Didik.
Didik menyampaikan, bahwa dirinya bertekad memberi dukungan kepada Sekretaris DPD PDIP Provinsi Jawa Timur tersebut. Bahkan saat ini, sembari menunggu rekom dari DPP, pengurus DPC PDI-P sudah menyusun kekuatan dengan konsolidasi internal yang masih untukmemenangi Pilkada Kabupaten Malang.(agp/fin/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Agung

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...