MalangPost - Tiga Pemuda Singosari Diciduk, Tertangkap Saat Pesta Miras Oplosan

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Tiga Pemuda Singosari Diciduk, Tertangkap Saat Pesta Miras Oplosan

Kamis, 04 Jun 2020, Dibaca : 1788 Kali

MALANG - Kasus tewasnya tiga pemuda karena minuman keras (miras) oplosan di Dusun Morotanjek, Desa Purwoasri Kecamatan Singosari, pada akhir pekan lalu ternyata tidak menjadi efek jera bagi warga lain. Masih ada pemuda yang menggelar pesta miras oplosan. Selasa (2/6) malam lalu, Unit Reskrim Polsek Singosari menangkap tiga pemuda yang asyik minum-minuman keras.
Ironisnya lagi ketiganya masih berstatus sebagai pelajar. Ketiganya masing-masing berinisial MAM, MZIR dan ADS. Semuanya warga Jalan Suropati, Keluarahan Losari Kecamatan Singosari.
"Mereka kami amankan sekitar pukul 22.00 di dalam Lapangan Tumapel Kelurahan Pagentan," ujar Kanitreskrim Polsek Singosari Iptu Supriyono.
"Sebagai barang buktinya kami mengamankan botol plastik berisi miras oplosan yang sudah tinggal separo," sambung mantan KBO Satreskrim Polres Malang ini.
Penangkapan ketiganya bermula dari laporan M. Lukman Ketua RT setempat. Lukman melapor ke Polsek Singosari lantaran resah dengan keberadaan ketiga pemuda tersebut. Selain itu warga takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap ketiga pemuda tersebut karena menenggak miras oplosan.
"Sebelum melapor warga sudah menegur ketiganya. Namun teguran warga sama sekali tidak dihiraukan," tuturnya.
Dari laporan itulah, akhirnya polisi meluncur ke lokasi. Ternyata benar ketiga pemuda tersebut masih asyik pesta miras oplosan. Bahkan kondisi mereka juga sudah dalam keadaan mabuk.
Selanjutnya petugas membawa mereka ke Mapolsek Singosari. Selain didata mereka juga dilakukan pembinaan. Termasuk mendatangkan orangtua ketiganya.
"Kami kembalikan kepada orangtuanya untuk dilakukan pembinaan. Tujuan kami mengamankan mereka karena ingin menyelamatkan nyawanya," ucapnya.
Sementara dalam pengakuannya, mereka mendapat alkohol 70 persen dengan membeli di salah satu apotek. Kemudian dicampur dengan tiga saset suplemen kuku bima. Setelah dioplos, langsung ditenggak oleh ketiganya secara bergiliran.(agp)

Editor : Agung Priyo
Penulis : Redaksi