Tiga Gempa Guncang Papua, Terasa di Raja Ampat | Malang POST

Rabu, 26 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Tiga Gempa Guncang Papua, Terasa di Raja Ampat

Sabtu, 07 Sep 2019,

PAPUA - Tiga gempa mengguncang kabupaten Raja Ampat, Papua, sejak Sabtu (7/9) dini hari dengan getaran yang terasa hingga daerah Sorong. Berdasarkan data yang diperoleh dari Stasiun Geofisika BMKG Sorong, gempa terbaru berkekuatan 4,2 SR terjadi pada hari ini, Sabtu (7/9), pukul 08.28 WIT dan tak berpotensi tsunami.
Guncangan akibat gempa susulan dirasakan oleh warga di daerah Raja Ampat dan di Sorong. Beberapa warga merasakan getaran saat berada di dalam rumah. Gempa membuat beberapa benda yang bergantung bergoyang.
Gempa susulan 4,2 SR tersebut terjadi di koordinat 0.45 lintang selatan dan 130.64 bujur timur, yang berjarak 21 km barat Raja Ampat dan 82 km barat laut Sorong, dengan kedalaman 10 km.
Sebelumnya, dua kali gempa juga dirasakan oleh warga, terutama saat guncangan berkekuatan 5,4 skala Richter terjadi sekitar dua jam sebelumnya, yaitu pada pukul 06.14 WIT.
Pusat gempa 5,4 SR itu berada di koordinat 0.7 lintang selatan dan 130.50 bujur timur, berjarak 18 km Barat Laut Raja Ampat dengan kedalaman 10 km. Sedangkan gempa pertama berkekuatan 3.3 skala Richter terjadi pada pukul 00.55 WIT pada koordinat 0.38 lintang selatan dan 130.34 bujur timur yang berjarak 51 km Barat Laut Raja Ampat dengan kedalaman 10 Km.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa bumi yang terjadi di Papua merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal. Gempa bumi dinilai tidak berpotensi tsunami.
Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Masyarakat diimbau untuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak, termasuk memeriksa kembali kondisi bangunan sebelum kembali ke dalam rumah.
Untuk memantau perkembangan selanjutnya, Anda bisa mengakses informasi resmi melalui situs resmi BMKG. Dengan begitu masyarakat diharapkan tidak termakan isu yang tidak jelas kebenarannya. (cnn/det/udi)

Editor : Udi
Penulis : net

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi
Loading...