Terpuruk, Arema Siap Rombak Tim | Malang Post

Sabtu, 25 Januari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 14 Des 2019,

MALANG – Posisi Arema FC kian terpuruk di klasemen Liga 1 2019, jelang berakhirnya kompetisi. Berada di posisi 10 dengan menyisakan dua laga, membuat target tim Singo Edan nyaris dipastikan gagal finish sesuai target. Manajemen pun siap bertanggung jawab kepada direksi, dan memberikan laporan untuk mempersiapkan perombakan menyambut musim 2020 mendatang.
Awal musim, Arema menargetkan bisa finish di tiga besar demi menjaga kesempatan berkompetisi di level Asia. Target tersebut didengungkan manajemen, setelah sebelumnya mereka gagal di Piala Indonesia 2018, namun menjadi juara di Piala Presiden 2019.

Baca juga :

Hadapi Bali United Hanya Sekali Latihan

Kayame Silahkan Angkat Koper


Kenyataannya, kala kompetisi sudah nyaris mencapai finish, Arema justru tercecer di peringkat 10, imbas tak pernah menang dalam enam laga. Padahal sebelum rentetan hasil negatif itu, anak asuh Milomir Seslija tersebut masih berada di lima besar dan hanya berjarak 1-2 poin dengan tim di atasnya.
General Manager Arema, Ruddy Widodo tidak memungkiri kegagalan Arema di musim ini. Tim yang sejatinya ditarget tinggi, nyatanya jauh di luar ekspektasi.
“Secara global, tim ini di luar ekspektasi. Awalnya kami target tiga besar, agar menjaga peluang lolos Asia,” ujarnya.
Lantas, manajemen sempat berpesan, bila tiga besar memang berat. Dengan kondisi tim yang diterpa banyak masalah kehilangan pemain, asalkan finish di atas Persebaya dan Persib Bandung.
“Kenyataannya sekarang di bawah keduanya. Masak kami bilang target lolos degradasi (Arema sudah pasti lolos),” ungkapnya.
Dengan kondisi demikian, ia mengakui gagal. Dirinya enggan menyalahkan pemain atau yang lainnya. Ruddy sebagai General Manager siap memberikan pertanggungjawaban ke direksi (pemilik saham, Red).
“Saya akan tanggung jawab dan meminta maaf pastinya kepada direksi. Juga pada Aremania, bila kenyataan hasilnya berbeda,” papar dia.
Pria asal Madiun itu mengatakan, imbas kegagalan tersebut, ia siap mengajukan perombakan untuk tim di musim depan. Hal ini berdasarkan evaluasi menyeluruh tim, sekalipun kompetisi belum berakhir.
“Sebenarnya kami sudah berproses evaluasi dalam 2 - 3 minggu terakhir. Kegagalan musim ini lebih murni faktor teknis. Sebab, secara non teknis misalkan gaji pemain, support manajemen juga tinggi. Bisa ditanyakan, apakah Arema pernah terlambat membayar gaji,” terangnya.
Akan tetapi, perombakan sebesar apa, Ruddy belum merinci. Pasalnya, ia hanya memberikan sinyal, bila Milomir Seslija tak akan lagi dipertahankan.
“Kami mulai komunikasi dengan beberapa pelatih dan asisten. Nanti perombakannya berapa persen, tentu menunggu pelatihnya siapa dulu,” tambahnya.
Memang dia belum berkomunikasi pula dengan pelatih Arema saat ini terkait kelanjutan kontrak di musim depan. Akan tetapi, bila berkaca pada kegagalan secara teknis, pelatih menjadi bagian evaluasi.
“Tim ini kerja target. Bagaimana tim bisa turun-turun dan di luar ekspektasi.  Gak ada jalan lain selain perombakan,” tegasnya.
Ia pun mengatakan, memang akan ada banyak pemain yang nantinya masuk dalam daftar rombak. Kini Arema tinggal menunggu dua laga dan melihat finalisasi penampilan pemain di akhir musim.
Sementara itu, Media Officer Arema, Sudarmaji mengatakan, tim Arema musim ini memang di luar ekspektasi. Dengan kata lain, bisa dibilang gagal. Apalagi,  bila prestasi sebagai patokan. Namun, dia memastikan secara manajerial, manajemen sudah menjalankan tugasnya dengan baik.
“Tanpa bermaksud mencari pembenaran, manajemen musim ini berjuang keras untuk menunaikan semua tugasnya. Gaji tidak pernah terlambat, manajemen juga menyiapkan bonus untuk hasil bagus di pertandingan. Manajer juga nyaris tidak pernah absen mendampingi, hanya sekali karena urusan Kongres tidak ada di tim,” jelasnya.
Menurut dia, tim gagal secara teknis. Teknis tersebut, selain pada internal pemain atau pelatih, juga tidak siap dalam menghadapi jadwal kompetisi, yang beberapa kali mengalami perubahan jadwal dan harus bertanding dengan jarak yang mepet.(ley/ary)

Editor : Bagus
Penulis : Stenly






WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...