Terjun ke Sungai, Kaki Maling Motor Patah | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Senin, 02 Sep 2019, dibaca : 2141 , Halim, Fino

MALANG – Maling motor satu ini mendapatkan balasan kejahatannya. Kaki Andik Kurniawan, 28, warga Dusun Gunung Petung Desa Nongkojajar Kecamatan Tutur Kabupaten Pasuruan ini patah. Itu setelah ia terjatuh dari atas jembatan saat dikejar warga akibat aksi pencurian motor.
Minggu (1/9) lalu, pelaku sedang berkeliaran di kawasan Jalan Joyoasri RT 03 RW 06 Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Dia melihat sepeda motor Honda Scoopy N 6029 ZL yang terparkir di dalam rumah korban Chairil Rifandi.
Sembari mengendap-endap dan celingak-celinguk di sekitar rumah korban, pelaku mulai membuka gerbang pelan-pelan. Tapi, suara decitan besi muncul saat gerbang dibuka. Korban Chairil mendengar suara decitan ini. Dia lalu melihat ke arah luar rumah, tapi ia masih di dalam rumah. Korban kaget karena ia melihat sosok pelaku.
Dia mencurigainya karena bukan anak kosnya yang biasa keluar masuk rumah. Setelah melihat pelaku sedang memilih-milih sepeda motor yang bisa dicuri, korban langsung menghubungi anggota Unit Reskrim Polsek Lowokwaru. Sampai pelaku berhasil menghidupkan motor yang menjadi sasarannya.
Korban langsung berteriak maling. Pelaku kaget dan langsung kabur dengan sepeda motor yang dicurinya. Korban terus berteriak dan menyadarkan masyarakat sekitar bahwa ada tindak pidana pencurian di kampungnya. Warga keluar dan melihat korban sudah berlari mengejar pelaku.
Warga kemudian beramai-ramai ikut mengejar pelaku. Anggota Reskrim, yang datang cepat setelah menerima laporan, berpapasan dengan warga. Petugas mengejar pelaku juga. Melihat begitu banyak orang yang mengejarnya, pelaku terkencing-kencing. Dia meninggalkan motornya di pinggir jalan.
Lalu, pelaku berupaya menghindari kejaran warga dengan meloncati sebuah jembatan di atas sungai Jalan Joyoasri. Tapi, aksinya gagal. Dia mendarat di atas area dasar sungai yang tidak ada airnya. Akibat jatuh di bebatuan terjal, kaki pelaku patah. Dia mengerang kesakitan dan meraung-raung.
Dengan mudah, polisi mengamankan pelaku. Dia diboyong ke RSSA Malang sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Hasta Brata Batu. Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander, melalui Kapolsek Lowokwaru, Kompol Pujiono, menyebut bahwa ada beberapa barang bukti yang diamankan dari pelaku.
“Satu buah gagang atau indukan kunci T, empat buah mata kunci T serta satu motor yang dicurinya dari korban, kami amankan. Pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan, ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara,” tutup Pujiono saat dikonfirmasi Malang Post.(fin/lim)



Sabtu, 14 Des 2019

Ngebet Ingin HP, Nekat Mencuri

Jumat, 13 Des 2019

Dua Residivis Curanmor Dibekuk

Loading...