Tergiur Keuntungan, Jadi Pengedar | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 16 Okt 2019, dibaca : 816 , halim, agung

MALANG - Purwanta, pengedar narkotika yang ditangkap Satreskoba Polres Malang mengaku juga sebagai pengguna. Pria berusia 44 ini sudah menjadi budak narkoba sejak tiga tahun lalu. "Semula hanya sekadar iseng dan coba-coba, namun akhirnya ketagihan," ucap tersangka.
Setelah menjadi pecandu narkoba, bapak tiga anak ini kemudian mencoba menjadi pengedar. Ia mengedarkan sabu-sabu sejak setahun lalu. Sasarannya adalah pemuda kampung serta para nelayan di Pantai Sendangbiru.
"Semula tidak ada niatan menjadi pengedar. Karena ada yang pesan dan untungnya lumayan, terpaksa saya juga melayani pesanan," ujarnya.
Alasan tersangka mengonsumsi sabu-sabu, hanya untuk doping. Supaya tidak mengantuk dan memiliki semangat ketika pergi melaut.
Sementara, barang haram sabu-sabu tersebut, diakuinya dibeli dari seorang temannya bernama Husen, warga Kota Malang. Satu gram sabu-sabu dibelinya dengan harga Rp 1,1 juta. Kemudian dijual lagi sebesar Rp 1,3 juta. "Setiap kali pembelian saya biasanya memesan lebih dari tiga gram. Kemudian saya jadikan beberapa poket untuk dijual lagi," katanya.
Modus pemesanannya, dikatakan tersangka dengan menghubungi lewat telepon. Kemudian barang diantarkan ke rumahnya. Termasuk pembayarannya juga dilakukan di rumah tersangka.(agp/lim)



Rabu, 06 Nov 2019

Ibu Dua Anak Pengedar Sabu

Loading...