Malang Post - Tepergok Pesta Sabu di Mobil, Kabur Tabrak Pohon

Senin, 06 April 2020

  Mengikuti :


Tepergok Pesta Sabu di Mobil, Kabur Tabrak Pohon

Selasa, 15 Okt 2019

PASURUAN -  Tepergok polisi saat nyabu, Arifin, 24, menjadi nekat. Pemuda asal Kanigoro Kecamatan Rembang Kabupaten Pasuruan itu memilih kabur, hingga akhirnya mobil yang dikemudikannya menabrak tepi jembatan dan pohon tepi jalan.
Polisi dengan mudah akhirnya meringkusnya yang tengah mabuk gara-gara narkoba. Kasatresnarkoba Polres Pasuruan, Iptu Sugeng menyampaikan, tersangka ditangkap anggotanya akhir  pekan lalu. Ketika itu, tersangka sedang berpesta sabu-sabu dengan temannya, S, yang kini masih dalam pengejaran polisi.
Mereka pesta sabu-sabu di dalam sebuah mobil Suzuki Sidekick bernopol N 1662 WF. “Keduanya juga tengah menunggu orang yang memesan barang. Kebetulan, anggota kami di lapangan, memperoleh informasi tersebut, hingga penggerebekan dilakukan,” kata Sugeng.
Menurut Sugeng, keduanya berpesta sabu-sabu di sebuah lapangan yang ada di Desa Pajaran Kecamatan Rembang. Petugas yang mengetahui keberadaan tersangka langsung melakukan penggerebekan.
Rupanya, kehadiran petugas diketahui tersangka. Hingga kemudian, ia memilih tancap gas untuk kabur. Aksi kejar-kejaran tak terhindarkan. Hingga jarak beberapa meter kemudian, tersangka tak bisa berkutik.
Lantaran saat itu, mobil yang dikemudikannya hilang kendali dan menabrak sebuah batas jembatan tepi jalan dan menyasak pohon mangga. Tersangka yang terjepit, dengan mudah ditangkap petugas. Sementara rekannya, berhasil kabur. “Setelah menabrak pohon mangga, tersangka kami tangkap,” sambungnya.
Dari penangkapan tersebut, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Selain satu kantong plastik berisi sabu-sabu seberat 0,24 gram, petugas juga mengamankan satu pipet kaca yang di dalamnya masih tersisa sabu-sabu seberat 2,12 gram. “Kami juga mengamankan mobil yang dikemudikannya,” imbuhnya.
Gara-gara ulahnya itulah, tersangka disangkakan melanggar pasal 112 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ia terancam hukuman 10 tahun penjara.(rdb/lim)

Editor : halim
Penulis : rdb

  Berita Lainnya





Loading...