Tak Sekadar Cari Kemenangan | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 04 Sep 2019, dibaca : 384 , Parijon, net

JAKARTA - Laga perdana Grup G putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia akan mempertemukan Timnas Indonesia dengan Timnas Malaysia. Kedua negara bakal bentrok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, pada Kamis (5/9) besok, pukul 19.30 WIB.
Bagi pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, laga tersebut bukan untuk sekadar mencari kemenangan atau poin. Namun juga pertandingan yang mempertaruhkan harga diri.
"Kami mengantisipasi ini sebagai pertarungan yang sebenarnya, lebih dari sekadar pertandingan pembuka untuk kualifikasi, penuh historis dan juga persaingan kedua tim. Kedua tim bertarung satu sama lain tak hanya untuk poin, tapi untuk negara mereka," ujar Simon saat sesi konferensi pers jelang laga di SUGBK, Rabu (4/9).
"Pelatih punya pekerjaan ekstra, yakni melatih bagaimana mental pemain menghadapi laga ini. Laga ini akan sangat menarik, dengan segala latar belakangnya," katanya menambahkan.
Mantan pelatih Timnas Filipina ini pun berharap suporter Merah Putih bisa memenuhi SUGBK. Sebab, dukungan dari pemain ke-12 dapat memberikan semangat bagi Evan Dimas dan kawan-kawan.
"Saya antusias menantikan banyak suporter supaya bisa hadir di sini, hal itu pernah menjadi hal yang tidak menyenangkan untuk saya ketika melatih Filipina akan banyak suporter di sini," tutur Simon.
"Saya harapkan stadion penuh, berisik dan memberikan dukungan untuk kami. Saya sangat berharap kami bisa mengunci tiga poin," imbuh mantan pelatih Bhayangkara FC ini.
Adapun, pertandingan tersebut merupakan debut resmi Simon sebagai pelatih Timnas Indonesia. Sebelumnya, dia baru memimpin skuat Garuda di beberapa laga uji coba.
Sementara itu Malaysia dipastikan mengandalkan penyerang mereka di Piala AFF 2010, Norshahrul Idlan Talaha. Pada Piala AFF 2010 Indonesia berada satu grup dengan Malaysia. Di babak grup tersebut Timnas Indonesia yang jadi tuan rumah sukses menang telak 5-1 atas Malaysia di SUGBK.
Satu-satunya gol Malaysia dicetak Norshahrul. Sedangkan Indonesia membobol gawang Harimau Malaya lewat gol bunuh diri Asraruddin Putra Omar dan serbuan Cristian Gonzales, M Ridwan, Arif Suyono, serta Irfan Bachdim.
Jalan mulus Indonesia dan Malaysia di Piala AFF 2010 menuntun kedua tim untuk bertemu kali kedua di babak final. Di final leg pertama yang digelar di Bukit Jalil, Norshahrul bermain sebagai starter, Malaysia pun menang 3-0 lewat dua gol Safee Sali dan Ashari Bin Samsudin.
Di leg kedua yang digelar di SUGBK, Malaysia kembali mengandalkan Norshahrul. Meski menang 2-1, tetapi hasil itu tidak menolong Timnas Indonesia memenangi Piala AFF 2010 lantaran kalah agregat 2-4.(bln/cnn/jon)



Loading...