Tahun Prestasi, Pondasi Pembangunan Kota Malang 2020 | Malang POST

Kamis, 20 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Selasa, 31 Des 2019,

MALANG - Tahun 2019 menjadi tahun evaluasi dan pematangan konsep pembangunan Kota Malang hingga lima tahun kedepan.  Wali Kota Malang Drs H Sutiaji menegaskan, beberapa capaian, kendala serta rencana terstruktur di 2020 yang siap dilaksanakan dengan serius dalam Refleksi Merajut Harmoni 2019 Selaras Langkah dan Cita 2020 “Mewujudkan Kota Malang Bermartabat” di Savana Hotel and Conventions, Minggu (29/12) .
Dalam refleksi yang dihadiri seluruh pejabat perangkat daerah Pemkot Malang, Sutiaji memaparkan beberapa capaian tahun ini, seperti menjadi Role Model Kota Kreatif Indonesia dari Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI.
“Kita juga masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik melalui Brexit dari Kemenpan RB, kemudian Program Lelang Kinerja kita juga menjadi acuan, dari Kemenhub juga mendapatkan penghargaan Wahana Tata Nugraha, dan lainnya,” papar Sutiaji.

   Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Meningkat, Inflasi Dapat Ditekan


Tidak hanya itu beberapa angka statistik daerah Kota Malang juga mengalami tren peningkatan, seperti Indeks Pembangunan Manusia dari skor 80,65 ke 80,98. Kemudian (Produk Domestik Regional Bruto) dari 46,8 T ke 49,5 T hingga sepanjang 2018 dan terus naik di 2019.
Tren wisatawan domestik dan mancanegara pun juga meningkat. Wisatawan domestik tercatat mencapai 7 juta kemudian wisatawan mancanegara mencapai 17 ribu per tahunnya.
“Kemudian di awal tahun SOTK baru akan mulai dijalankan. Dengan adanya perampingan efisiensi anggaran bisa mencapai Rp 67 miliar. Ini juga akan menjadi skema peningkatan kesejahteraan ASN,” tegas pria kelahiran Lamongan ini.
Refleksi ini juga tidak hanya berpusat pada capaian, juga pada apa  saja yang belum dapat terlaksana di 2019, seperti pengentasan banjir dan kemacetan. Sutiaji menegaskan perlu banyak pembebasan lahan kaki simpang untuk mengatasi kemacetan Kota Malang.

   Baca juga : Angka Kemiskinan Turun 0,03 Persen


Hal ini akan dilakukan bertahap di 2020 hingga seterusnya. Untuk urusan banjir, upaya yang sudah dilakukan dengan perbaikan drainase nyatanya juga belum maksimal tahun ini.
“Maka dari itu GASS (Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen) kita mulai. Sambil kedepan kita terus tingkatkan infrastruktur penanganan banjir secara menyeluruh,” tandasnya.
Sementara itu di 2020 mendatang beberapa proyek besar yang dipastikan akan direalisasikan disebutkan adalah Malang Creative Center, Jembatan Kedungkandang, Islamic Center hingga pengembangan Koridor Heritage Kayutangan.
Kesemua program besar yang direncanakan itu dipastikan akan berjalan sesuai rencana kerja yang ada. Sutaiji meminta seluruh pejabat OPD untuk serius akan pengerjaannya.
“2020 juga kita akan mulai menerapkan pelayanan-pelayanan berbasis online, ,ulai dari pelayanan kelurahan sampai integrasi antar perangkat daerah lainnya,” tegasnya.

   Baca juga : Ekonomi Kreatif Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat


Juga dikatakan Sutiaji, ia akan mulai terapkan sistem reward dan punishment kinerja. Dengan menerapkan sistem e-kinerja.  Akan ada penilaian tiap OPD berdasarkan capaian kinerjanya. Jika berprestasi akan mendapat reward, jika buruk akan mendapatkan sanksi. Salah satunya pengenaan rompi kinerja buruk. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Sisca



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...