Tahapan Pilkada Ditunda

Selasa, 02 Juni 2020

  Mengikuti :


Tahapan Pilkada Ditunda

Minggu, 22 Mar 2020, Dibaca : 4701 Kali

MALANG – Empat agenda pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang dipastikan mengalami penundaan. Masing-masing pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), verifikasi faktual atas dukungan bakal pasangan calon perseorangan, pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP)  dan tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih.
“Iya ada beberapa agenda yang ditunda. Ini sesuai dengan Surat Keputusan dari KPU Pusat,’’ kata Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini.


Dia mengatakan, sejatinya untuk pelantikan PPS dilakukan pada Sabtu (21/3) lalu di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Namun demikian, sebelum jadwal  pelantikan dilaksanakan, ada SK tersebut.
“Kami sebelumnya juga sudah melakukan koordinasi dengan Polres Malang terkait jadwal pelantikan ini. Petugas dari Polres juga menghimbau agar tidak menggelar kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Dan itu juga kami sampaikan ke KPU RI,’’ tambah Anis.


Begitu juga dengan verifikasi faktual atas dukungan bakal pasangan calon perseorangan. Dikatakan Anis, sesuai jadwal pelaksanaan verifikasi faktual akan dilaksanakan pada 26 Maret sampai dengan 15 April 2020 mendatang.
“Rencananya dilaksanakan 20 hari, dengan metode sensus, yaitu mendatangi langsung rumah-rumah, yang identitasnya diserahkan oleh bakal calon perseorangan ke KPU Kabupaten Malang. Tapi ini juga mengalami penundaan,’’ tambah Anis.
Kendati verifikasi faktual ada penundaan, tidak dengan verifikasi administrasi. Dikatakan Anis untuk verifikasi administrasi tetap berjalan.
Sementara pembentukan PPDB, Anis juga menyebutkan sesuai agenda dilakukan pada 26 Maret sampai dengan 15 April. Tapi dalam SK KPU nomor  179/PL.02-Kpt/01/KPU/111/2020, agenda ini juga ditunda.
“Untuk jadwal yang ada penudaan, kami menunggu informasi dari pusat. Yang pasti, penundaan jadwal ini tak lain berkaitan dengan penyebaran  Virus Corona (Covid -19),’’ ungkap wanita berjilbab ini.


Ditanya apakah penundaan empat jadwal ini juga berdampak pada penundaan jadwal Pilkada? Anis mengatakan belum tahu. Dengan tegas Anis mengatakan tidak mau berandai-andai, dan memilih menunggu keputusan dari KPU RI.
“Sementara untuk agenda-agenda lain yang bisa kami kerjakan di kantor, kami terus kerjakan. Sehingga begitu KPU RI mengeluarkan jadwal tahapan lagi, maka pekerjaan lainnya pun bisa langsung kami kerjakan,’’ tandasnya.(ira/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Ira Ravika