TACB Hentikan Rehabilitasi Rumah Bung Tomo

Selasa, 22 Oktober 2019

  Follow Us

Kamis, 10 Okt 2019, dibaca : 345 , aim, amanda

MALANG – Rehabilitasi Rumah Bung Tomo di Jalan Ijen 6 Kota Malang sudah dimulai. Beberapa bagian rumah dihancurkan. Hal itu menjadi perhatian Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang yang Rabu (9/10), mendatangi pembangunan Rumah Bung Tomo bersama Satpol PP.
Agar tidak ada menghilangkan jejak sejarah yang ada di rumah itu, TACB Kota Malang meminta pelaksana rehabilitasi rumah Bung Tomo untuk menghentikan sementara pembangunan sampai dengan ada kejelasan perizinannya.
Sekretaris Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang, Agung H. Buana mengungkapkan, pihaknya akan meminta pemilik bangunan untuk menunjukkan dokumen perizinan mendirikan bangunan dan lainnya. Hal tersebut yang nantinya akan menentukan langkah apa yang harus dilakukan. “Dari dokumen itu, kita tahu, mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak, khususnya untuk bangunan cagar budaya,” terang dia.
Untuk sementara, sembari menunggu sang pemilik rumah menyerahkan dokumen, pihaknya berpesan kepada mandor bangunan untuk menghentikan pembangunan terlebih dahulu, sampai bisa melakukan langkah selanjutnya. “Yang paling penting, kita melindungi koridor heritage yang ada di kawasan ini,”papar dia.
Saat ini, pihaknya tengah menggodok peraturan khsusus untuk melindungi cagar budaya. Tidak hanya mengurus izin mendirikan bangunana saja, namun juga perlu adanya izin membongkar bangunan. “Nantinya, ini akan dijadikan Peraturan Wali Kota (Perwal), masih kita godog,” terang Agung.
Arkeolog BPCB Jawa Timur, Wicaksono Dwi Nugroho mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa media, rumah tersebut diduga milik pahlawan nasional, yakni Bung Tomo. Rumah tersebut dikabarkan telah dijual dan akan dilakukan rehabilitasi total.
“Sehingga, menarik perhatian dari pemerintah pusat. Mereka memiliki atensi khusus terhadap warisan dari tokoh-tokoh nasional,” terang dia.
Kedatangannya bersama Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang untuk melakukan peninjauan lokasi. Terlepas dari apapun, Jalan Ijen merupakan kawasan cagar budaya yang menjadi otoritas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang. “Terkhusus rumah nomor 6 ini, jadi atensi pusat. Kami lakukan kroscek, apakah benar rumah ini milik Bung Tomo. Hasil temuan ini akan kami laporkan ke direktorat,” jelas dia.
Menurutnya, masing-masing Kota/Kabupaten, Provinsi hingga pusat memiliki otoritas dan fokus untuk melakukan pelestarian cagar budaya dan pengelolaannya. Masing-masing daerah memiliki regulasi masing-masing.
Sampai saat ini, pihaknya masih mendalami terkait status rumah tersebut yang diduga dimiliki oleh Bung Tomo. Diketahuinya, Bung Tomo memang memiliki rumah di Malang lantaran keluarga istrinya berada di kota pendidikan ini. “Kami akan mendalami dan melakukan kajian lebih lanjut. Sebab, kami belum tahu, ketika beliau tinggal disini, pernah memiliki peristiwa penting atau tidak,” tandasnya. (tea/aim)



Loading...