Sutiaji Pesan 1000 Rompi Hitam untuk ASN | Malang POST

Jumat, 28 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Sutiaji Pesan 1000 Rompi Hitam untuk ASN

Selasa, 07 Jan 2020,

MALANG - 2020 menjadi tahun segala konsep perencanaan sistem baru kinerja Perangkat Daerah (PD) mulai dilakukan. Salah satunya adalah penerapan e-kinerja. Sistem ini akan menilai baik buruknya kinerja PD dan ASN.
Untuk itulah sistem ini akan ditunjang dengan pengadaan rompi hitam. Rompi ini menjadi penanda PD dan ASN yang kerjanya kurang maksimal. Hasil penilaian dari e-kinerja inilah menentukan siapa saja yang mengenakan rompi
 “Jadi e-kinerja yang sudah siap digunakan ini adalah sistem berbasis online. Disana seluruh data kinerja ASN terekam. Misal dia jabatannya apa, beban kerjanya bagaimana, kemudian data absensinya dia bagaimana. Semua bisa dimonitor disana,” papar Wali Kota Malang Sutiaji.
Dijelaskannya, awal 2020 ini sistem e-kinerja sudah mulai mendata. Diawali dengan pemetaan beban kerja dengan jabatan yang ditanggung. Hal ini dilakukan lebih detail menyusul adanya SOTK baru yang mulai diterapkan.
Tidak hanya itu, penghitungan beban kerja pun akan berbeda indikatornya di tiap PD. PD yang memiliki banyak tupoksi dan tugas akan berbeda dengan mereka yang lebih ringan.
“Misal PD ini kelasnya C, yang lain ada kelasnya A plus. Ini akan dibedakan, sesuai beban kerja. Jika ada yang sudah capai target tapi memang beban kerjanya segitu saja ya belum dianggap prestasi,” tegasnya.
Untuk melengkapi penerapan sistem e-kinerja, Pemkot Malang mengadakan rompi hitam bagi PD atau ASN yang berkinerja tidak maksimal.  Sutiaji menegaskan pengadaan rompi yang diprediksi berjumlah 1.000 buah ini mulai dilakukan bulan ini. Segera setelah semuanya siap, maka pengenaan rompi segera diterapkan. Rompi ini akan menandakan PD dan ASN harus meningkatkan kinerjanya karena dianggap tidak dilakukan dengan baik.
“Misal juga yang telat upacara, pakai rompi menandakan dia telat agar jadi pelajaran,” tegasnya.
Penerapan rompi hitam itu menurutnya memang bukan hal mudah. Karena dipastikan menuai pro dan kontra dalam lingkup Pemkot Malang sendiri. Meski begitu Sutiaji menegaskan jika penerapan rompi hitam tersebut adalah untuk meningkatkan motivasi ASN saat bekerja melayani masyarakat. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Francisca Angelina

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...