Sutiaji Belum Tunjuk Direktur Definitf RPH | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 14 Nov 2019, dibaca : 351 , muhaimin, sisca

MALANG – Wali Kota Malang Sutiaji memastikan belum mengangkat pejabat baru sebagai direktur definitif PR Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Malang. Dewan Pengawas (Dewas) PD RPH yang kini dijabat Elfiatur Roikah hanya menjalankan tugas direktur, karena masih kosongnya direktur RPH, setelah masa tugas Plt Direktur RPH Ade Herawanto berakhir beberapa waktu lalu.
Sutiaji menjelaskan, pelaksanaan tugas direktur PD RPH Kota Malang yang dilakukan Dewas PD RPH Elfiatur Roikah tidak bermasalah . 
“Elfiatur Roikhah itu Dewan Pengawas PD RPH bukan sebagai direktur RPH,” ujar Sutiaji saat dikonfirmasi.
Ia menerangkan, hingga saat ini jabatan direktur masih kosong. Karena belum ada pejabatnya, maka Dewas yang memerankan tugas direktur. 
Saat ditanya dasar hukum dan rujukan aturan yang mendasari Sutiaji menyebutkan PP 54 tahun 2017 tentang BUMD, Pasal 71. Sutiaji mengatakan semua yang mendasari dapat dibaca disitu.
“Monggo dilihat di dalam aturan itu,” tegasnya lagi. 
Menrutnya, tidak ada yang salah tentang jabatan direktur badan usaha milik daerah (BUMD) yang bergerak di sektor jasa pemotongan hewan dan pengolahan daging tersebut. Dalam PP 54 tahun 2017. Persisnya, pada Pasal 71 disebutkan beberapa aturan terkait kekosongan jabatan anggota direksi badan usaha milik daerah.  Disebutkan, jika terjadi kekosongan jabatan seluruh anggota Direksi, pelaksanaan tugas pengurusan BUMD dilaksanakan oleh Dewan Pengawas atau komisaris.
Kemudian di ayat 2, Dewan Pengawas atau Komisaris dapat menunjuk pejabat dari internal BUMD untuk membantu pelaksanaan tugas Direksi sampai dengan pengangkatan Direksi definitif paling lama 6 (enam) bulan. 
Saat ditanya lagi mengenai kapan direktur RPH definitif diangkat, Sutiaji mengatakan hal tersebut masih menunggu.
“Masih nunggu pembahasan Ranperda Tunas dulu,” pungkasnya. (ica/aim)



Loading...