Survey Potensi Desa, Batik Banjar Prospek Dikembangkan | Malang Post

Sabtu, 07 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 07 Okt 2019, dibaca : 642 , udi, adv

BANYUWANGI - Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang dilaksanakan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur 2019 di Desa Banjar, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Pembimbing KKN Tematik, Dr. Muhadjir Anwar, SE. MM mengatakan, Desa Banjar adalah sebuah desa yang terletak ditengah-tengah wilayah Kecamatan Licin, tepatnya berada di arah Barat dari pusat pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Penduduk Desa Banjar itu tersebar di empat dusun, yaitu Dusun Krajan, Putuk, Salakan dan Rembang.  
‘’Desa Banjar itu berpenduduk mayoritas Suku Osing dan beragama Islam. Dalam kehidupan sehari-hari warga desa berkomunikasi dengan Bahasa Osing atau Bahasa Jawa, dengan dialek Banyuwangi,’’ kata Muhadjir Anwar yang didampingi dosen pembimbing lainnya, Egan Evanzha Amriel, S.Mn, MM, dan Riko Setya Wijaya, SE, MM, kemarin.
Program kegiatan KKN-Tematik 2019 tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan dan lingkungan serta administrasi Desa, dan  dilaksanakan selama 14 hari, mulai 1 – 14 Juli 2019.
Menurutnya, kegiatan pendidikan tersebut bertujuan bagaimana membangun kreativitas dan inovasi, dengan mendaur ulang sampah (sampah plastik) menjadi bahan yang lebih bermanfaat di kalangan pelajar. Sedangkan kegiatan kesehatan dan lingkungan bertujuan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, serta kesadaran akan kebersihan lingkungan. ‘’Melalui kegiatan survey potensi desa, diperoleh hasil bahwa Batik Banjar adalah produk yang memiliki prospek untuk dikembangkan. Karenanya, kami berharap ada tindak lanjut dari program tersebut, dan mudah-mudahan tahun depan bisa kami kembangkan lagi,’’ pungkas Muhadjir, yang juga dosen Fakultas Ekonomi UPN Veteran Surabaya ini. (sir/udi)



Loading...