Sunarto Dikembalikan Jadi Striker Murni | Malang Post

Senin, 16 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Rabu, 20 Nov 2019, dibaca : 2244 , Parijhon, fino

MALANG - Selain merencanakan Ahmad Nur Hardianto sebagai senjata utama di lini depan, pelatih Arema FC, Milomir Seslija mempersiapkan Sunarto. Striker berjuluk The Joker ini dianggap Milo masih mampu menghadapi tekanan Liga 1 Indonesia dan diyakini bisa memberi performa terbaik ketika dibutuhkan oleh Singo Edan.
“Tidak hanya Hardianto, saya juga punya Sunarto, saya rasa cukup di lini depan, tidak masalah,” kata Milo kepada wartawan.
Menurut Milo, Sunarto masih dianggap sebagai striker yang mumpuni. Meski jarang memperoleh kesempatan, Milo meyakini Sunarto bisa dipercaya oleh tim pelatih.
Dalam Liga 1 Indonesia, Sunarto sudah bermain lima kali. Sunarto hanya sekali menjadi starter, dan empat kali menjadi pemain subtitusi. Tapi, dalam lima kali bermain, Sunarto telah mencetak satu gol. Sehingga, generasi emas Akademi Arema tersebut mendapat peluang untuk menambah minute play dan peluang mencetak gol lagi.
Milo menyebut, absennya Sylvano Comvalius dan Dedik Setiawan memang mempengaruhi pilihan tim pelatih dalam penyerangan. Tapi, Hardianto dan Sunarto bisa diplot sebagai striker murni dalam formasi dan strategi tim pelatih.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu menyebut situasi tersebut adalah hal yang normal dalam bergulirnya kompetisi.
“Ini normal dalam sepakbola, kami sudah mengalami hal seperti ini (kekurangan pemain inti),” tambah Milo.
Tactician 55 tahun tersebut menegaskan, absennya pemain malah memberi peluang bagi mereka yang selama ini tidak pernah mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai starter di liga. Sehingga, pelatih kelahiran Bosnia tersebut menegaskan, Arema adalah tempat bagi mereka yang selalu berupaya siap untuk dimainkan.
“Yang tidak siap akan digantikan oleh mereka yang sudah lama berlatih dan ingin dapat kesempatan,” tutupnya.(fin/jon)



Minggu, 15 Des 2019

Putus Rekor Buruk!

Minggu, 15 Des 2019

Kesempatan Pemain All Out

Loading...