Sumur Injeksi, Solusi Cegah Banjir Berbiaya Murah | Malang POST

Sabtu, 29 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Sumur Injeksi, Solusi Cegah Banjir Berbiaya Murah

Rabu, 29 Jan 2020,

Ketua Tim Pertimbangan Percepatan Pembangunan  Daerah Kota Malang Prof DR Ir M. Bisri, MS menegaskan sumur injeksi menjadi solusi penunjang untuk mengatasi genangan air yang terjadi saat hujan. Keberadaan sumur injeksi diyakini mampu mengurangi genangan secara signifikan. Secara konsep sumur injeksi ini dapat mengurai solusi banjir sekitar 40 persen karena hal ini juga dipengaruhi oleh saluran drainase itu sendiri.
“Sumur injeksi hanya diperuntukkan menampung air hujan, maka keberadaan drainase juga sangat diperlukan dalam menanggulangi banjir. Untuk itu menjaga kebersihan drainase merupakan salah satu cara dalam mencegah terjadinya banjir. Sumur injeksi ini bukan biopori jumbo. Kalau biopori fungsinya untuk menghumuskan tanah,” kata Bisri, usai memberikan penjelasan terkait teknis sumur injeksi di halaman kantor DPUPRKP Kota Malang.
Mantan Rektor (UB) Malang itu menambahkan, cara membuat sumur injeksi sangatlah mudah yakni dengan membuat lubang berbentuk lingkaran dengan diameter dan kedalaman sumur yang menyesuaikan kondisi lingkungan. Kedalaman sumur berkisar antara 10 meter hingga 100 meter. Jumlah sumur injeksi yang perlu dibuat dalam sebuah pemukiman, Bisri memaparkan, bahwa hal itu harus melalui tahap penghitungan. Untuk Idealnya bergantung volume air, dengan penghitungan luas lahan dikalikan tinggi genangan. Dari situ akan muncul berapa banyak sumur injeksi yang dibutuhkan nantinya.
"Tapi perlu digaris bawahi, dalam penghitungannya harus ada kombinasi dengan saluran air, minimal 40 persen banding 50 persen," papar dia.
Prof. Bisri juga menegaskan, bahwa jarak antara sumur injeksi tidak perlu dipermasalahkan. Karena yang paling utama adalah membangun sumur injeksi di area yang sering banyak terjadi genangan. Bahkan pada media jalan sekalipun, sangat memungkinkan untuk dibuatkan sumur injeksi.
Selain dapat mengurangi genangan atau banjir, sumur injeksi juga akan berperan besar dalam memelihara suhu udara. Hal itu juga sudah terbukti di Kampung Glintung Go Green (3G). "Jadi bisa membuat lebih dingin, dan airnya saat kemarau bisa dimanfaatkan untuk siram-siram. Karena air tampungan dalam sumur injeksi mengandung zat organik yang berguna untuk mengsuburkan tanaman. Selain itu fungsi sumur injeksi juga bukan hanya menyerap air, tapi juga menabung air. " jelasnya lagi.
Lebih lanjut, besaran anggaran yang dibutuhkan dalam pembuatan satu sumur injeksi ini mencapai Rp 7 juta hingga  Rp10 juta. "Saya berharap program sumur injeksi ini masyarakat bisa membangun secara padat karya," tutup dia. (mp4/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Agiem

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...