Suka Buku Sheryl Sanberg | Malang POST

Selasa, 18 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 16 Jan 2020,

Pratiwi Sasotya

Perempuan yang menjabat sebagai Kepala Marcom Hotel Tugu Malang ini mempunyai cara tersendiri untuk membangkitkan motivasi untuk semangat bekerja. Pratiwi Sasotya, akrab disapa sebagai Tya ini memilih membaca buku. Biasanya buku karya Sheryl Sanberg, bisa membuatnya kembali bersemangat dalam bekerja.
Menurutnya, Sheryl Kara Sanberg atau yang lebih dikenal dengan Sheryl Sanberg, merupakan sosok perempuan inspiratif. Penulis bisa menularkan semangat positif melalui karyanya yang tertuang dalam buku-bukunya.
“Pernah ada dua buku dia tulis, dan saya baca dua-duanya, terutama yang judulnya Lean In menurut saya sangat empowering,” ujar perempuan berambut sebahu ini.
Sosok Sheryl Sanberg sendiri disebutnya sebagai perempuan berprestasi dalam meniti karir, sekaligus sangat mendukung emansipasi terhadap kaum perempuan. Seperti diketahui bahwa Sheryl Sanberg merupakan salah seorang petinggi Facebook yang juga seorang penulis.
“Pas baca tersentuh saja. Karena namanya perempuan kan memang suka cenderung ada fear of the unknown. Setelah baca, saya jadi merasa lebih tenang. Merasa oh kalau memang nanti ada apa-apa semua itu bisa bangkit kok,” ungkap perempuan kelahiran 1984 ini.
Disampaikannya, bahwa sebagai perempuan harus memiliki cara tersendiri untuk membangkitkan semangat. Dan tentu saja motivasi untuk kembali berkarya sesuai bidang masing-masing. Karena perempuan juga memiliki perasaan yang lebih peka dalam menghadapi situasi tertentu.
Selain itu, alumni Fakultas Hukum Universitas Brawijaya ini juga menyebut bahwa masih ada satu cara lagi untuk membangkitkan semangat. Yakni dengan travelling ke berbagai destinasi wisata alam, maupun tempat-tempat menarik lainnya dari berbagai belahan dunia.
“Paling jauh ke Eropa. Aku suka pas ke Slovenia, Serbia, sama Bosnia yang sangat menarik. Tapi kalau sebetulnya yang paling aku suka itu Jepang. Tepatnya Tokyo buat aku nggak ada habisnya. Tidak cuma nature tapi pop culturenya juga luar biasa,” terangnya. 
Ketika ditanya kenapa Jepang menjadi destinasi favoritnya, Tya menerangkan bahwa Tokyo dan Kyoto memiliki sub-culture yang sangat menarik. Khususnya pada musik, toko-toko unik, dengan beragam produk brand lokal yang memukau.
“Kalau Kyoto luar biasa budayanya, klasik. Alamnya juga bagus banget. Sama kalau Jepang makanan luar biasa banget enaknya,” tandasnya.
Sementara itu, juga diceritakannya bahwa destinasi paling lokal asli Indonesia yang tak kalah indahnya dengan destinasi wisata mancanegara adalah Labuan Bajo. Menurutnya, pemandangan alam di Labuan Bajo sudah tak bisa diragukan lagi keindahannya.(asa/ary)

Editor : bagus
Penulis : asa



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...