MalangPost - Sudah Ditutup, Dijaga, Sampah Terus Menggunung

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :


Sudah Ditutup, Dijaga, Sampah Terus Menggunung

Senin, 25 Nov 2019, Dibaca : 912 Kali

MALANG - Pengawasan di kawasan eks TPA Lowokdoro terbilang tidak efektif. Meski dijaga Satpol PP Kota Malang selama sebulan ini, pembuangan sampah masih kerap terjadi. Sampah kembali menggunung dan dikeluhkan warga.
Salah satu warga sekitar, Purwanto menjelaskan, masih sering melihat truk-truk sampah datang dan membuang sampah di eks TPA Lowokdoro, utamanya di sekitar pukul 21.00 WIB malam.
“Malam biasanya datang truk-truk membawa kesana,” papar Purwanto.
Ia menerangkan, jika saat petugas kosong, mereka membuang sampah dengan leluasa karena penjagaan Satpol PP tidak dilakukan selama 24 jam. Pintu masuk areal ini pun terbuka lebar, tanpa ada pintu ataupun pagar yang membatasi orang atau kendaraan yang masuk.
Kasatpol PP Kota Malang Drs Priyadi MM menjelaskan, pihaknya memang tidak melakukan pengawasan selama 24 jam. Akan tetapi pemantauan oleh Satpol PP Kota Malang dilakukan setiap hari oleh sekitar 4 sampai 5 anggota.
“Untuk personel Satpol PP memang ada yang ditarik kesana, sifat tugasnya pemantauan yang dilakukan setiap hari,” papar Priyadi.
Ia menambahkan, meski sudah dilakukan penugasan pengawasan kesana masih adanya pembuang sampah liar tetap ada. Hal ini dikarenakan personel yang terbatas dengan bidang pengawasan yang juga berbagai macam.
Akan tetapi beberapa rambu larangan membuang sampah sudah dibangun di areal ini. Petugas pun sempat menghalau adanya pembuang sampah yang hendak membuang sampah disana.
“Ada saja setiap hari menurut laporan yang mau datang dan buang sampah disana. Tetapi oleh petugas dihalau langsung,” tegasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)Kota Malang Dra Rinawati menjelaskan, perombakan eks TPA Lowokdoro masih dalam proses. Saat ini mulai dari melihat RT/RW dan menyiapkan konsep rencana pembangunan RTH disana masih didalami pihaknya.
Diakuinya, DLH Kota Malang masih belum dapat mengimplementasikan konsep pembangunan baru disana.  “Rencana memang mau buat Taman atau Hutan Kota disana,” pungkasnya. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Sisca