Suami Kasar, Keguguran sampai Tiga Kali | Malang Post

Kamis, 12 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 29 Agu 2019, dibaca : 1301 , halim, amanda

MALANG - Saat ini, banyak anak muda yang tanpa pikir panjang dan pertimbangan matang langsung memutuskan untuk menikah. Hanya bermodal cinta dan kecocokan, mereka memutuskan untuk menikah tanpa memikirkan segala konsekuensi dan tanggungjawab dalam berumah tangga.
Seperti yang dilakukan oleh Amel, 26, warga Bunulrejo Kota Malang dan Ronal, 27, warga Blitar. Keduanya dipertemukan melalui situs jejaring sosial. Tak butuh waktu lama, dalam jangka waktu satu bulan, mereka langsung memutuskan untuk pacaran.
Keduanya begitu dimabuk cinta. Mereka merasa saling melengkapi, cocok dan tidak ingin berpisah. Sekitar tiga bulan kemudian, keduanya memutuskan untuk menikah. Namun ternyata, kehidupan pernikahan tak seindah yang mereka bayangkan. Kehidupan pacaran yang membuat Amel memiliki angan-angan indah soal sosok Ronald, langsung buyar tak karuan.
Faktanya, ternyata Ronald adalah sosok suami yang menakutkan. Ia begitu sangat cemburuan, protektif dan membuat Amel jauh dari teman-teman dan juga keluarganya. Bahkan, ketika mereka berdua sering cekcok. Amel sering mendapat perlakuan kasar dari Ronal. Ia dipukul, ditempeleng bahkan ditendang. Sampai-sampai, Amel yang ketika itu sedang mengandung tiga bulan, harus merelakan janinnya gugur akibat kekerasan Ronald.
Saking seringnya mengalami kekerasan, musibah keguguran tersebut dialami oleh Amel hingga tiga kali.Namun, Amel masih berusaha untuk bertahan dan memaafkan suaminya itu.  Memasuki tahun kedua pernikahan mereka, Amel pun mulai muak dengan kelakuan Ronald itu. Amel pun mulai memberontak dan mencoba kabur dari rumah. Amel memanfaatkan waktu ketika sang suami sedang tidur. Ia mematikan ponsel dan kabur ke rumah salah seorang temannya. Ketika kabur, ia juga meninggalkan sepucuk surat untuk suaminya bahwa ia sudah tak tahan lagi dan akhirnya menuntut cerai. Ia juga meminta Ronal untuk tak mencarinya lagi.
Bahkan, Amel sudah mendaftarkan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama Kota Malang. Ia mengaku sudah ingin mengakhiri pernikahan yang baginya adalah neraka. Ia sudah tidak mau lagi hidup bersama dengan sang suami.(tea/lim)



Senin, 09 Des 2019

Pernikahan Kedua Pun Hancur

Loading...