Stamsa Fair Ajang Kreasi dan Kompetisi Siswa TK | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 24 Jan 2020,

MALANG - Stamsa Fair 2020 telah digelar. Agenda tahunan SDK Santa Maria 1 tersebut sukses digelar pekan lalu dengan aneka perlombaan dan kegiatan menarik lainnya. Ada dua jenis lomba yang digelar. Yakni lomba tari dan finger painting.  Ratusan siswa TK dengan asntusias mengikuti perlombaan tingkat Kota Malang tersebut.  
Kegiatan menarik lainnya, games, fun class dan bazar. Semuanya berlangsung semarak dengan kerja keras panitia, baik dari jajaran guru SDK Santa Maria 1 maupun orang tua.  Kepala SDK Santa Maria 1, Sr. M. Aquila, SPM., S.Pd., mengatakan, Stamsa Fair kali ini sudah kali kedua digelar. Rencananya akan menjadi kegiatan rutin SDK Santa Maria 1.
“Kami lihat respon peserta sangat bagus, jadi kami perlu memfasilitasi mereka,” ucap M. Aquila kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, Stamsa Fair bertujuan untuk menjalin persaudaraan dengan masyarakat sekitar sekolah. Termasuk semakin memperkuat hubungan SDK Santa Maria 1 dengan TK-TK yang ada di Kota Malang. “Selama ini kami dengan TK-TK sudah saling kenal, maka dengan mengundang mereka ke kegiatan ini akan semakin mempererat hubungan,” imbuhnya.
Aquila menambahkan, Stamsa Fair menjadi wadah untuk mengembangkan bakat dan kreativitas siswa TK di bidang seni. Melalui perlombaan di Stamsa fair para peserta akan semakin terpacu untuk meningkatkan kualitasnya. “SDK Santa Maria 1 ingin menjadi bagian dalam mengembangkan kemampuan anak-anak TK, dalam hal ini memberikan fasilitas berupa kompetisi,” terangnya.
Dalam sebuah perlombaan, secara tidak langsung siswa diajarkan pentingnya sebuah kompetisi. Dari sinilah maka rasa percaya diri mulai ditumbuhkan. Mulai sejak dini pula anak diajarkan tentang sportivitas dan integritas. “Dengan berlomba anak belajar berani dan mandiri,” tambahnya.
Menurut Aquila, perlombaan tari maupun merwarna tidak lain sebagai upaya untuk melestraikan budaya bangsa. Di era teknologi yang kian berkembang, kecintaan pada  budaya bangsa tetap diperkuat. “Disamping melatih kemampuan motorik, anak-anak  diajarkan agar mencintai Tanah Air Indonesia dengan lingkungan dan budayanya,” terangnya.
Stamsa Fair juga menjadi momentum bagi siswa-siswi SDK Santa Maria 1 sendiri untuk unjuk bakat dan talenta mereka di hadapan para peserta. Terutama bagi mereka yang selama ini aktif di program esktrakurikuler.
Seperti paduan suara, musik band, modern dance, drum band, Bahasa Inggris dan IPA. Selain itu, siswa SDK Santa Maria 1 juga berekspresi melalui berbagai pameran dan kegiatan akademik. Pada kesempatan tersebut mereka berkreasi melaui  kegiatan art class, coocking class dan science class. (imm/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Imam Wahyudi



Loading...