Stadion Kanjuruhan Direnovasi Sesuai Jadwal

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Stadion Kanjuruhan Direnovasi Sesuai Jadwal

Sabtu, 28 Mar 2020, Dibaca : 2445 Kali

MALANG - Stadion Kanjuruhan sedang menganggur dalam masa-masa darurat Corona di Indonesia. Kandang utama Arema FC tersebut kini tak lagi terpakai setidaknya hingga Mei 2020 mendatang. Sampai ada pengumuman resmi dimulainya liga oleh PSSI, Kanjuruhan akan tetap lengang.
Karena itulah, sejatinya kesempatan untuk memperbaiki, dan meningkatkan kondisi Stadion Kanjuruhan, sudah tersedia saat ini. Meski demikian, anggaran dari Kementerian Pemuda dan Olahraga masih belum turun, sesuai dengan pelaksanaan tahun anggaran normal APBN 2020.


Kepala Dispora Kabupaten Malang Atsalils Supriyanto mengatakan beberapa waktu lalu, bahwa Stadion Kanjuruhan akan direnovasi sesuai jadwal, sekitar pertengahan tahun 2020. “Jadwal renovasi kemungkinan pertengahan tahun,” ujar Atsalis.
Awalnya, anggaran Stadion Kanjuruhan adalah Rp 120 miliar. Kementerian, Pemprov dan Pemkab sama-sama berbagi anggaran untuk menyelesaikan renovasi Kanjuruhan yang direncanakan akan dibangun kanopi di atas tiga tribun ekonomi. Belakangan, anggaran dari kementerian, tersedot ke PON Papua. Tapi, dengan pembatalan seluruh even olahraga, potensi penggeseran anggaran masih bisa terjadi.
Hanya, perlu dibahas lagi lewat proses paripurna antara DPR-RI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Saat ini, anggaran untuk Kanjuruhan, masih berasal dari Pemprov Jatim dan APBD Kabupaten Malang. Pemprov Jatim menganggarkan Rp 30 miliar, sementara Pemkab Malang Rp 60 miliar.


Tapi,  perlu ditunggu lagi, bagaimana perkembangan realisasi APBD Kabupaten Malang 2020, mengingat situasi darurat bencana saat ini belum menemui titik terang.
Sementara itu, Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan, Aprija Wirawan mengatakan, saat ini Kanjuruhan masih melaksanakan maintenance standar.
“Masih dilaksanakan perawatan standar, seperti penyiraman, pemotongan dan pemupukan rumput, serta pembersihan tribun Stadion Kanjuruhan,” tandas Wawan, sapaan akrabnya.(fin/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Fino Yudistira