SMK Farmasi Maharani Juara Kompetisi di Jember | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 18 Okt 2019, dibaca : 246 , rosida, imam

MALANG - SMK Farmasi Maharani menjadi SMK Terbaik dalam ajang kompetisi Polymer 2019, yang digelar Universitas Negeri Jember beberapa waktu lalu. Dalam Olimpiade Farmasi tingkat Jawa Timur Bali tersebut, siswa SMK Farmasi Maharani berhasil menjadi juara untuk kategori peserta dari SMK.

Hasil tersebut menjadi sebuah kebanggaan, mengingat SMK Farmasi Maharani telah ketiga kalinya mengikuti Polymer. Kali ini bisa tembus menjadi juara. Di tahun sebelumnya hanya bisa sampai pada tahap semifinal.
 
Apalagi di Polymer tahun ini, dua tim yang dikirim oleh SMK Farmasi Maharani semuanya lolos lima besar di tingkat regional. Dan satu tim lolos ke babak final. Itu artinya ada peningkatan kualitas pembelajaran yang dilakukan sekolah di Jalan Arumba tersebut.

Menurut Rahayu Ndaru W, S.Si., S.Pd., selaku Kepala SMK Farmasi Maharani Malang, kompetisi merupakan salah satu parameter untuk mengukur kualitas pembelajaran di sekolah.
"Kami bersyukur, prestasi ini menunjukkan sebuah peningkatan dari pendidikan yang kami selenggarakan, karena salah satu cara kita mengukur kualitas yaitu dengan mengirimkan siswa ke berbagai perlombaan," ungkapnya.

Guru Pembimbing Olimpiade SMK Farmasi Maharani, Lusia Purwidiastuti, S.Si, Apt., mengatakan Polymer 2019 dimulai dari tahap regional. Yakni kompetisi siswa SMA/SMK di Kota Malang dan kota atau kabupaten sekitarnya. Di tingkat regional para peserta diseleksi dengan teori pilihan ganda. Materinya bahasa Inggris, matematika dan teori farmasi. Lima tim terbaik dari tingkat regional masuk ke babak semifinal.

Para peserta diseleksi kembali dengan sistem tour lab. Masing-masing laboratorium terdapat soal yang harus diselesaikan oleh peserta baik teori maupun praktik. Dan di babak final, kemampuan para peserta diuji dengan cerdas cermat dan presentasi studi kasus.
"Hanya lima tim terbaik yang masuk babak final," ucapnya.

Selaku guru dan pembina siswa SMK Farmasi Maharani, Lusia sedikit menyayangkan akan porsi soal yang ada di polymer. Menurutnya soal yang berkaitan dengan materi kefarmasian porsinya sangat sedikit. Lebih banyak soal umum yang dipelajari oleh siswa SMA. “Padahal ini olimpiade farmasi,” kata dia.

Untungnya, sebelum mengikuti olimpiade tersebut siswa SMK Farmasi Maharani telah didriil dengan soal-soal umum. Sehingga saat olimpiade mereka bisa menyesuaikan. “Fokus kami pada materi umum, kalau kefarmasian anak-anak sudah cukup dengan pembelajaran sehari-hari,” terangnya.   

Lusia menuturkan, manfaat olimpiade sangat besar untuk pengembangan kemampuan siswa. Menurutnya, dengan mengikuti olimpiade, wawasan siswa semakin luas. Dan yang paling penting meningkatkan rasa percaya diri siswa. Itu sudah dibuktikan oleh siswa olimpiade yang berprestasi di ajang polymer kali ini. "Sebenarnya mereka bukan termasuk siswa yang sangat menonjol dalam nilai akademik, tetapi karena sudah percaya diri dengan lolos di semi final sehingga semakin fokus belajar dan akhirnya berprestasi,” tukasnya.

Dengan kualitas pendidikan yang semakin baik, kini SMK Farmasi Maharani Malang membuka peluang untuk calon Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2020-2021. Saat ini SMK Farmasi Maharani telah membuka pendaftaran melalui jalur prestasi dan kemitraan dengan kuota terbatas. Mulai Bulan Oktober hingga Desember 2019. Dengan beberapa fasilitas sebagai berikut, free pharmacy kit, free outbond, free SPP dan potongan biaya hingga 4,7 juta rupiah. (imm/adv/oci)  



Loading...