Skuad Baru Singo Edan Sedot Animo Aremania | Malang POST

Senin, 17 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Kamis, 16 Jan 2020,

MALANG - Aremania membludak saat latihan perdana Arema FC yang berlangsung di Stadion Gajayana, Kota Malang, Kamis (16/1) sore. Lebih dari 5.000 pendukung tim Singo Edan itu memenuhi area tribun VIP dan mengitari pinggir lapangan. Mereka menyaksikan para pemain baru dan tim pelatih, yang kini dipimpin oleh Mario Gomez. Mereka penasaran, dengan skuad baru sekaligus latihan perdana yang diikuti oleh 24 pemain tersebut.
Sejak pukul 14.30 WIB, Aremania mulai berdatang ke Stadion Gajayana. Mereka antusias, setelah pagi harinya Arema merersmikan sembilan pemain lokal, satu pemain asing ditambah dengan tim pelatih, sebelum latihan, Arema mengenalkan Nurdiansyah, Kushedya Hari Yudho, Syaiful Indra Cahya, Dave Mustaine, Mariando Djonak Uropmabin, Andriyas Fransisco, Titan Agung Bagus Fawwazi, Vikrian Akbar dan Aji Saka. 

   Baca juga :

Musim 2020 Anggarkan Rp 30 Miliar

Taufik Hidayat Resmi Berkostum Singo Edan


Lalu ada pemain asing, Oh In Kyun. Ditambah tim pelatih, yang kini berkekuatan enam orang. Yakni Mario Gomez, Marcos Gonzales, Fellipe Americo Martin, Charis Yulianto, Kuncoro dan Singgih Pitono.
Awalnya, latihan dijadwalkan pukul 15.00 WIB. Namun, latihan akhirnya dimulai pukul 15.30 WIB. Sebelum latihan dimulai, tribun VIP sudah terlihat full, sementara tribun ekonomi sisi timur juga mulai dipenuhi Aremania.
Ketika latihan masih berlangsung, penonton mulai mendekat ke pinggir lapangan. Sampai akhirnya, Aremania juga mengitari area latihan Alfarizi dkk, sekalipun beberapa kali dihalau dan sempat diminta untuk menyaksikan latihan dari tribun.
“Kami penasaran dengan latihan tim Arema, yang kini dilatih Mario Gomez. Dia kan terhitung sukses di dua klub sebelumnya. Makanya, kami mau melihat sekaligus memberikan sambutan pada tim Arema di tahun 2020 ini,” ujar Aremania Singosari, Firda Sheilajaya.
Dia mengatakan, Aremania ingin mendukung perjuangan Arema di musim ini. Kegagalan musim lalu, ingin segera dihapuskan, dengan menatap lembaran anyar di musim ini.
“Ya walaupun tidak banyak pemain bintang, mungkin tim pelatih juga sangat menjanjikan,” tutur dia.
Menurut dia, membludaknya suporter ini sebenarnya sudah diprediksi sejak beberapa hari lalu. Akan tetapi, dia juga kaget, ketika yang hadir ke Stadion Gajayana bisa sebanyak itu.
“Sepertinya ini jumlah terbanyak dalam latihan Arema,” papar dia.
Bahkan, sempat muncul celetukan dan guyonan dari beberapa Aremania, kalau saja latihan perdana ditiketkan, maka bisa membantu tim yang sudah banyak mengeluarkan biaya untuk mengontrak pemain. Perkiraan 10 ribu penonton, malahan melebih beberapa pertandingan home tim kelahiran 1987 itu pada musim lalu.
Suporter pun disuguhi latihan yang terhitung tancap gas dari tim pelatih anyar Arema. Sebab, pemain Arema sudah mendapatkan menu peningkatan fisik, dengan latihan yang dipercayakan pada Marcos Gonzales. Aksi tak terduga eks pelatih fisik JDT beberapa kali membuat penonton riuh.
Misalnya ketika menarik Pandi Lestaluhu, untuk segera berlari. Padahal, pemain lain belum siap berlari. Marcos juga tidak segan mendekati pemain, yang dia anggap kurang tepat dalam memakai tenaganya.
Sementara, Mario Gomez tidak banyak memimpin. Dia justru mengamati gerak-gerik pemainnya, satu per satu. Lantas, pelatih kiper, Felipe Martin juga langsung intensif melatih tiga kiper Arema.
“Kami memang langsung latihan hari ini,” ujar Pelatih Arema, Mario Gomez.
Padahal, mereka baru dikenalkan pagi . Hanya selang beberapa jam, sudah tancap gas menjalani latihan untuk mempersiapkan Arema agar lebih berprestasi di 2020.
“Saya kondisi pemain bagus. Tapi kami mau mereka terus naik setiap hari,” papar dia.
Gomez juga mengomentari banyaknya Aremania yang hadir. Menurut dia, hal itu bagus untuk motivasi pemain. Namun, dia meminta Aremania lebih tertib selanjutnya. Dia berharap suporter mendukung dari tribun.
“Kami butuh dukungan mereka. Tetapi lebih baik mereka menyaksikan dari tribun,” tambahnya.
Sementara itu, Media Officer Arema Sudarmaji berharap suporter yang menyaksikan latihan tidak berada di area teknis latihan alias di pinggir lapangan. Sebab, hal ini mengganggu konsentrasi pemain dan tim pelatih.
“Kami harap dalam latihan besok untuk tidak berada di area teknik. Ini permohonan pelatih, karena latihan awal ini untuk melihat langsung kondisi masing-masing pemain,” sebut dia.
Namun dia mengatakan, kehadiran Aremania memberikan motivasi besar pada tim. “Banyaknya jumlah Arremania yang hadir, memberi harapan dan optimisme yang tinggi pada pemain Arema FC, yang kini juga banyak pemain mudanya,” tandas dia.(ley/ary)

Editor : bagus
Penulis : stenly



Loading...