Situs Rondo Kuning Akan di Reka Ulang Secara Digital | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 08 Nov 2019, dibaca : 315 , aim, kris

BATU – Dinas Priwisata Kota Batu bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan Mojokerto melakukan ekskavasi atau penggalian kembali di Punden Rondo Kuning (Nyi Sutinah), Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Jumat (8/11).
Penggalian telah dilakukan sejak hari Senin (4/11) lalu, untuk mencari dan menemukan struktur bangunan purbakala di Punden yang selama ini digunakan warga untuk berbagai ritual desa.
Staf Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Kota Batu, Widya Heri Setyawati menerangkan, selama lima hari penggalian Disparta dan BPCB Trowulan hanya menemukan struktur batu bata dan batuan breksi. Temuan itu diperkirakan merupakan struktur batuan candi peninggalan kerajaan Singhasari pada abad ke-12.
"Kami perkirakan temuan tersebut adalah peninggalan kerajaan Singhasari. Selain itu dilihat dari temuan batu breksi dengan perkiraan profil sudut candi dan dinding candi," ujar Widya kepada Malang Post, Jumat (8/11).

   Baca juga : Jatuh Cinta Seni Tradisional


Lebih lanjut ia menerangkan, temuan batu bata dan batuan breksi tersebut telah berserakan. Sehingga tidak ditemukan bentuk candi yang pasti.  Untuk penggalian yang dilakukan, tim melakukan penggalian sedalam 1 meter dengan penggalian tahun sebelumnya hanya 40 centimeter. Sementara untuk tambahan luasan galian dilakukan di satu titik sebelah sisi barat seluas 1,5 meter dari galian sebelumnya 3,5x5 meter.
Alumnus Jurusan Arkeologi Universitas Udayana ini juga menambahkan, dari hasil penggalian akan dilakukan tindak lanjut dengan melakukan kajian dari material yang akan ditemukan di Trowulan. Untuk kemudian akan dilakukan reka ulang secara digital kalau temuan fisik tidak insitu.
"Kami akan upayakan melakukan penataan ulang atau reka ulang kebali temuan tersebut. Apalagi dari Kelurahan Songgokerto telah mengusulkan hal tersebut dalam Musrenbang," paparnya.
Dengan penataan ulang tersebut, diharapkan Punden Rondo Kuning menjadi destinasi wisata purbakala di Kota Batu seperti Makam Dinger di Tulungrejo yang dikelola pemerintah desa. Sehingga warisan purbakala di Kota Batu bisa terjaga dan menjadi destinasi wisata sejarah. (eri/aim)



Minggu, 17 Nov 2019

Angkanya Turun di Kota Batu

Loading...