Siswa Tanam Terumbu Karang di Kondang Merak | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 12 Okt 2019, dibaca : 501 , rosida, imam

MALANG - Untuk mengawali kegiatan Kosayu Green XI, beberapa hari yang lalu, guru dan puluhan siswa SMPK Santo Yusup 1 Unit Sutomo mengadakan satu aksi lingkungan yang mengagumkan. Mereka mendatangi Pantai Kondang Merak di Kecamatan Bantur Kabupaten Malang untuk menanam ratusan terumbu karang di sana.
Perhatian civitas SMPK Kolese Santo Yusup 1 terhadap kondisi pantai patut diacungi jempol. Bagaimana tidak, meskipun jarak sekolah pada pantai Kondang Merak terbilang sangat jauh, namun tidak menyurutkan semangat mereka untuk menyelamatkan ekosistem yang ada di pantai tersebut.
Dan aksi lingkungan di pantai selatan ini, bukan kali pertama. Tetapi beberapa kali telah dilakukan, seiring dengan digelarnya program Kosayu Green yang tahun ini merupakan yang ke 11 kali. Dua tahun lalu, aksi serupa juga dilakukan guru dan siswa dengan menanam pohon mangrove di bibir Pantai Tiga Warna.
Ketua Kosayu Green XI SMPK Santo Yusup 1,Yohanes Candra Tri Yoga mengatakan, semangat aksi lingkungan yang ditunjukkan oleh siswa tidak lain sebagai gambaran akan kecintaan mereka terhadap kelestarian lingkungan. Terlebih kondisi lingkungan alam saat ini sudah sangat memprihatinkan.
Sebut saja di Pantai Kondang Merak. Begitu banyak terumbu karang yang rusak akibat ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
"Sedih sekali ketika kita melihat banyak terumbu karang yang rusak karena banyak pemancing ikan yang menggunakan bahan peledak. Mereka tidak memperhatikan kelangsungan hidup ekosistem yang ada," ujarnya.  
Dengan aksi lingkungan kali ini, penanaman terumbu karang yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ozon se dunia kala itu diharapkan mampu menggugah masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondisi lingkungan yang sehat serta keberlangsungan makhluk hidup di dalamnya. "Jangan karena ambisi sesaat harus merusak tatanan yang ada, padahal kerugian yang dialami dalam jangka waktu yang panjang," imbuhnya.
Yoga berharap terumbu karang hasil dari yang ditanam siswa, bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Sehingga mampu mengembalikan ekosistem seperti semula. "Harapannya pantai kembali menjadi bersih, airnya jernih dan banyak ikan-ikan yang betah disana," ungkapnya.
Pantai Kondang Merak dipilih karena dianggap pantai yang paling kondusif. Manajemen risikonya juga kecil. Sehingga sangat memungkinkan untuk ditanami terumbu karang oleh siswa.
Terumbu karang ditanam di kedalaman satu sampai satu setengah meter. Para siswa berjejer mulai dari bibir pantai hingga lokasi penanaman. Satu media bisa diisi 10 hingga 20 terumbu karang. Para siswa dibantu oleh komunitas sahabat alam.
"Inilah yang bisa kami lakukan untuk memperbaiki ekosistem pantai," terangnya.
Puncak kegiatan Kosayu Green XI akan dilaksanakan tanggal 28 November mendatang.  Dengan beberapa kegiatan, salah satunya pembuatan vertical garden dan penanaman tanaman toga di sekolah. "Kemungkinan ada acara lain, tapi masih kita koordinasikan," imbuhnya. (imm/oci)



Loading...