Sikapi Bencana, Warga Gelar Salat Istisqa | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 22 Okt 2019, dibaca : 306 , vandri, fino

BATU - Masyarakat RW 03 Ngaglik, Dusun Macari Desa Pesanggrahan, bersama MI Darul Ulum menggelar Salat Istisqa di lapangan Lesti Utara Kelurahan Ngaglik, Selasa (22/10) pagi . Pukul 08.00 WIB, salat meminta hujan kepada Allah SWT ini diikuti sekitar 400 orang.
Kepala MI Darul Ulum, Ulul Azmi mengungkapkan, salat ini digelar secara spontan untuk merespon situasi bencana yang melanda kawasan Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji. “Kesannya Salat Istisqa ini mendadak, karena memang bencana tidak ada yang tahu. Ini menjadi pendekatan religius, untuk membantu Kota Batu melawan bencana,” ujar Ulul kepada wartawan.

Baca Juga : Dampak Angin Kencang di Sumberbrantas, 70 Persen Lahan Pertanian Rusak


Ulul mengungkapkan, masyarakat berdoa supaya hujan segera turun di Kota Batu. “Namun, hujan yang kami minta adalah hujan rahmat, bukan hujan yang menjadi azab. Kami harap hujan yang datang adalah hujan rahmat, yang bisa menumbuhkan tanaman dan pertanian masyarakat, bukan hujan yang mendatangkan virus dan penyakit,” ujar Ulul.
Menurutnya, Salat Istisqa ini juga menjadi bentuk keprihatinan terhadap bencana yang melanda masyarakat Sumberbrantas. Tak hanya membuat 1.000-an orang mengungsi, satu nyawa juga hilang akibat bencana angin kencang tersebut. Dia menyebut salat ini bertepatan dengan rangkaian Hari Santri Nasional.
“Karena itu di samping upaya fisik penanggulangan bencana, upaya spiritual juga harus dilakukan, niscaya Allah mendengar. Ada anak kecil, pengusaha, petani hingga peternak, yang meninggalkan kesibukan dan sujud untuk melaksanakan salat ini,” tutupnya.(fin/van)



Loading...