Serukan Peduli Kemanusiaan di CFD

Senin, 21 Oktober 2019

Senin, 30 Sep 2019, dibaca : 378 , parijon, adv

MALANG - Aksi Cepat Tanggap  (ACT) Malang bersama puluhan komunitas dan organisasi Malang Raya yang terdiri dari Masyarakat Relawan Indonesia, Aremania , CCF, Dirgantara Rescue dan puluhan komunitas lainnya serukan aksi kedermawanan masyarakat Malang. Aksi ini dengan hastag #MalangRayaDermawan di Car Free Day (CFD) sepanjang jalan Ijen, Minggu (29/9).
Berbagai backround dengan mengenakan ikat kepala bertuliskan #IndonesiaDermawan, dan spanduk terbentang bertuliskan “Bersama Atasi Bencana Kabut Asap” hingga body banner yang digenggam bertuliskan kata-kata seputar kebencanaan asap.
Branch Manager ACT Malang Diki Taufik Sidik menyampaikan, aksi peduli kemanusiaan ini merupakan bentuk rasa solidaritas untuk saudara-saudara terdampak kabut asap. Khususnya di wilayah terdampak bencana kabut asap yang melanda Kalimantan, Sumatera dan juga bencana Gempa 6,5 SR yang melanda Ambon dan konflik kemanusiaan Wamena.
Di ketahui, dampak kemarau berkepanjangan semakin dirasakan masyarakat Indonesia. Kali ini kemarau berkepanjangan menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi di Indonesia. Akibatnya, sebagian Sumatra dan Kalimantan tertutup kabut asap. Total 328.772 hektare lahan yang terbakar, tersebar 2.312 titik api. Sebanyak lebih dari 30 juta jiwa terdampak kabut asap. Hal ini menyebabkan kegiatan belajar di sekolah diundur hingga dihentikan. Sehingga berakibat pada kegiatan belajar mengajar,  aktifitas keseharian terganggu karena kabut asap yang semakin parah dengan kondisi kualitas udara mencapai level bahaya.
Selain itu aksi ini juga ditujukan untuk para korban gempa bumi di Ambon, serta konflik kemanusiaan di Wamena.
 “Solidaritas kemnusiaan ini adalah sebuah kepeduliaan kami untuk terus menyuarakan, dan membantu saudara kita yang terdampak kabut asap, gempa Ambon, Wamena. Dengan mengajak seluruh elemen masyarakat harapannya semua bisa membantu dan peduli sehingga bisa meringankan beban saudara kita disana,” ungkap Zainal Abidin sebagai koordinator dari supporter aremania dan salah satu peserta aksi solidaritas.
Aksi solidaritas ini juga diramaikan dengan parade koreografi supporter aremania, pembagiaan ikat kepala Indonesia Dermawan. Juga dilakukan aksi longmarch menyuarakan kepeduliaan untuk saudara terdampak kabut asap. Longmarch, dengan mengitari sepanjang sudut jalan di kawasan Car Free Day Ijen di ikuti dengan komunitas dan organiasi yang bergabung dalam aksi ini.
 “Kami merasa perihatin dengan saudara kami di Riau, Sumatera dan Kalimantan yang kena kabut asap, dan juga para korban gempa Ambon. Mudah-mudahan bencana asap ini bisa segera diatasi bersama para relawan dan petugas disana. Sehingga saudara saudara kita bisa kembali seperti sediakala,” ujar Zainul.
Sementara itu, donasi kepeduliaan yang didapatkan dari hasil penggalangan nantinya akan disalurkan melalui ACT untuk berbagai program kemanusiaan. Terlebih bagi warga yang saat ini sedang terdampak bencana kabut asap.
Menurut Faruq Naufal Abdullah Marketing Communication ACT Malang, kegiatan aksi solidaritas ini digelar mengajak seluruh stakeholder elemen masyarakat Malang. Yakni untuk, bersinergi dalam mengatasi masalah kebakaran hutan kabut asap, gempa bumi Ambon dan konflik kemanusiaan Wamena.
“ACT akan berkomitmen terus membantu dan memberikan kepeduliaan kepada saudara sebangsa yang mengalami musibah.  Insya Allah ACT melalui gerakan #IndonesiaDermawan bersama masyarakat Malang raya #MalangRayaDermawan kita mengatasi satu persatu prolematika sosial kemanusiaan yang melanda Indonesia dengan kedermawanan, kerelawanan dan juga kepeduliaan masyarakat Malang Raya,” pungkasnya. (mp4/adv/jon)



Loading...