Sensasi di Gurun Safari | Malang POST

Jumat, 21 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Sabtu, 04 Jan 2020,

Mengunjungi Dubai tentu tak lengkap jika tak mendatangi wisata gurun atau menunggangi unta. Kukuh Gilang Aji Priambodo, selain berkunjung ke Burj Khalifa, ia juga sekaligus mendatangi Gurun Safari yang juga berada di Kota Dubai. Selain bisa merasakan pemandangan gurun khas negara-negara Arab, wisatawan tentu bisa mencoba sensasi menunggangi hewan unta.
"Salah satu keinginan saya ketika di Dubai adalah mengunjungi gurun pasir. Umumnya di setiap hotel ada travel agen yang sudah menawarkan tour Dessert Safari, jadi tidak perlu pusing-pusing untuk mencari," kata Kukuh.

   Baca juga : Mengunjungi Dubai, Las Vegasnya Arab


Namun jika berkunjung ke sana, wisatawan harus jeli mengetahui tarif yang sesungguhnya. Ketika mendatangi lokasi wisata tersebut, wisatawan diimbau tidak segan untuk menawar untuk bisa memasuki kawasan tersebut. Sebab, seperti halnya kawasan wisata di berbagai belahan dunia, pasti ada oknum-oknum yang mencoba meraih keuntungan tersendiri dari wisatawan mancanegara.
"Waktu itu saya harus membayar 170 Dirham, angka tersebut saya peroleh setelah saya beradu mulut dengan agentnya karena dia membandrol angaka 250 Dirham. Ya, mau gimana ya kalau bisa dapat yang lebih murah kenapa tidak," sambungnya.
Menurutnya, Gurun Safari sangatlah menakjupkan, bahkan sangat sulit dideskripsikan dengan kata-kata. Perjalanan Gurun Safari di mulai pukul 15.00 dijemput oleh pihak travel dengan mobil Land Cruiser menuju ke padang pasir. Perjalanan menuju desert camp, sangat berlika liku-liku.
"Rasanya seperti naik rollercoaster kami di dalam mobil berteriak dengan senangnya. Selama perjalanan saya juga dapat melihat unta berkeliaran dengan bebas," ungkapnha
Kukuh juga membagikan pengalaman kulinernya ketika mendatangi Kota Dubai. Meskipun secara spesifik dia mengaku bingung makanan khas Kota Duubai itu apa. Karena memang notabennya UAE adalah negara percampuran. Makanan yang menurutnya patut direkomendasikan adalah Falafel. Sebenarnya berasal dari Mesir, tapi yang sangat mencolok adalah bumbu rempah yang tidak biasa di setiap makanannya.
"Makanan dari kacang Arab yang digiling gitu terus digoreng, harganya sekitar 10 Dirhman," lanjut dia.
Sementara itu, tak ketinggalan juga Kukuh membagikan tipsnya bagi para wisatawan yang akan mengunjungi UAE, tepatnya di Kota Dubai dalam waktu dekat. Sebab, karakteristik Kota Dubai yang merupakan negara dengan berbagai kebutuhan barang yang cukup mahal. Sehingga para wisatawan harus pandai-pandai mengatur keuangan agar bisa menikmati wisata dengan menyenangkan.
"Pelajari negaranya dulu, seperti transportasi, lokasi dan akses, dan hati hati kalau kena tipu. Harus ngatur budget ketika traveling karena UAE negara mahal, pilih hotel jangan di pusat Dubai pilih di Deira deket sama Station sama Mall banyak makanan jadi bisa menekan budget," pungkasnya.(asa/jon)

Editor : Soeparijono
Penulis : iInasa All Islamiya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...