Semua Berawal dari Campur Tangan Mertua - Malang Post

Sabtu, 23 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 07 Nov 2019, dibaca : 18312 , halim, amanda

MALANG - Rumah tangga Ronald, 26, warga Dampit Kabupaten Malang dengan Amel, 29, warga Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang di ujung tanduk. Keduanya bercerai lantaran orang tua Amel mencampuri urusan rumah tangga mereka.
Mulanya, rumah tangga keduanya berjalan mulus dan nyaris tidak ada masalah. Sampai pada satu tahun lalu, orang tua Amel tinggal satu atap dengan mereka. Dari situlah, masalah mulai bermunculan. Pertama, kejadian itu bermula ketika Amel dan Ronald sedang asyik bekerja.
Saat itu, kedua anak mereka sedang diasuh oleh ART panggilan. Karena merasa tak cocok, sang mertua pun memecat ART tersebut secara sepihak dan tiba-tiba.
Sejak saat itu, masalah terus bergulir. Ketika itu, Ronald baru saja memutuskan untuk resign dari tempatnya bekerja Sehingga, ia sedang mencari pekerjaan baru. Sang mertua pun kerap menyindir Ronald dengan kata-kata yang cukup pedas. Lama-kelamaan, Amel pun mulai ikut berpikir negatif tentang suaminya. Apalagi, kebutuhan mereka itu cukup banyak.
Setiap hari, karena tidak bekerja, apapun yang dilakukan Ronald salah. Ketika ia berdiam diri di rumah, sang mertua pun ngomel. Bahkan, ketika Ronald mencoba mengerjakan pekerjaan freelance, sang mertua pun megecap dirinya tak memiliki waktu untuk keluarga. Parahnya lagi, ketika ada temannya yang berkunjung ke rumah, sang mertua pun curhat kalau Ronald sering malas-malasan.
Karena tersinggung, Ronald akhirnya melaporkan hal tersebut kepada Amel. Bukannya mendapat pembelaan, ia justru mendapat caci maki dari istrinya. Ucapan pedas dan kasar pun terlontar dari mulut Amel.
Merasa direndahkan, Ronald pun ngamuk dan pergi dari rumah. Satu minggu kemudian, surat cerai mendarat di rumah Amel. Saat ini, keduanya sedang menjalankan sidang cerai di Pengadilan Agama Kota Malang. (tea/lim)



Loading...