MalangPost - Selamatan Desa Beji Digelar Sederhana

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Selamatan Desa Beji Digelar Sederhana

Selasa, 30 Jun 2020, Dibaca : 1221 Kali

BATU - Ritual selamatan Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu dilgelar dengan cara sederhana di tengah pandemi Covid-19. Tidak ada wayangan dan arak-arakan karnaval sebagai penyemarak acara.

Diawali syukuran di punden Beji dan memanjatkan doa bersama mengharap adanya perlindungan kepada seluruh masyarakat desa serta dijauhkan dari Covid-19 atau pagebluk.

 

Biasanya acara selamatan Desa Beji dirayakan selama tiga hari tiga malam. Namun karena pandemi Covid-19 acara tahunan ini hanya dilakukan sehari.

Kepala Desa Beji Deni Cahyono mengatakan, selamatan kali ini berlangsung sehari dengan melakukan syukuran di punden. Tujuan kegiatan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur agar Desa Beji selalu mendapat berkah dari sang pencipta serta jauh dari pagebluk terutama Covid-19.

"Tetap berdoa meminta perlindungan kepada pencipta itu paling utama dan saya menghimbau kepada masyarakat Beji untuk memakai masker jika beraktifitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan bersama termasuk anggota keluarga sendiri. Terlebih juga sebagai dukungan Kota Batu agar menuju zona hijau," beber dia. 

 

Salah satu tokoh masyarakat Desa Beji, Kukuh Kusbiyanto menerangkan ritual yang dilakukan untuk menolak balak, memohon doa agar desa dan rakyat secara keseluruhan selamat.

"Semoga bukan hanya Beji, tapi seluruh Indonesia bahkan dunia bisa melewati serta mengakhiri pandemi ini," ucap pria yang juga menjadi anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi PDI Perjuangan. (rak)

Editor : Rak
Penulis : Redaksi