Sebarkan Propaganda, ISIS Gunakan Aplikasi TikTok | Malang Post

Kamis, 14 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Selasa, 22 Okt 2019, dibaca : 207 , aim, net

NEW YORK - Negara Islam atau ISIS menggunakan platform video media sosial TikTok sebagai alat untuk menyebarkan propaganda ideologi mereka sekaligus untuk merekrut anggota.
Melansir Fox News, Selasa (22/10/2019)  kemarin, Wall Street Journal melaporkan bahwa kelompok teroris itu mengunggah video lagu-lagu kebangsaan Negara Islam, mayat dan kombatan ISIS ke aplikasi TikTok.  Aplikasi TikTok populer di kalangan remaja. Biasanya para pengguna menggunakan aplikasi itu untuk berdansa dan bernyanyi dengan hanya menggerakkan bibir dibarengi lagu yang sudah tersedia di aplikasi. Satu video ISIS menghasilkan 68 suka, dan beberapa akun terkait ISIS memiliki sekitar 1.000 pengikut.
Video-video itu dirancang untuk menarik perhatian kawula muda.
"Sajak, irama, lirik yang menggugah, dan penyampaian sangat menarik bagi kaum muda," kata Elisabeth Kendall, seorang pakar Universitas Oxford tentang ekstrimisme, kepada surat kabar itu.
“Metode bernyanyi yang menyolok ini untuk menyebarkan ideologi ISIS berarti menyebar dengan cepat dan melekat dalam memori kolektif. Itu cenderung jauh lebih efektif daripada khotbah atau perdebatan dan risalah teologis. ”
Perusahaan intelijen media sosial Storyful mengidentifikasi sekitar puluhan akun terkait ISIS, yang semuanya telah dihapus.
"Ini adalah tantangan industri yang diperumit oleh aktor-aktor jahat yang secara aktif berusaha untuk menghindari tindakan perlindungan, tetapi kami memiliki tim yang berdedikasi untuk secara agresif melindungi dari perilaku jahat pada TikTok," kata juru bicara TikTok kepada WSJ. (oke/aim)



Loading...