SDM Jadi Ganjalan Peningkatan Tipe RSUD Kota Malang | Malang POST

Minggu, 23 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


SDM Jadi Ganjalan Peningkatan Tipe RSUD Kota Malang

Kamis, 02 Jan 2020,

MALANG – Status RSUD Kota Malang masih belum ada peningkatan, meski telah beroperasi selama lebih dari tiga tahun. RSUD Kota Malang masih bertipe D (paling rendah). Harusnya sudah ada peningkatan tipe RS agar lebih meningkat lagi pelayanan yang diberikan RSUD kepada masyarakat.
Untuk melihat dari dekat layanan RSUD Kota Malang, Komisi D DPRD Kota Malang meninjau layanan dan fasilitas yang ada, termasuk kondisi rumah sakit hingga manajemen yang dijalankan disana, Kamis (2/1). Anggota Komisi D DPRD Kota Malang Rokhmad menjelaskan, sejak dioperasikan pada 2017 silam, RSUD Kota Malang tidak meningkat tipenya. Fasilitas dan pelayanan masih pada standar yang sama.
“RSUD ini ternyata masih tipe D. Tipe D nya pun masih tipe D yang kurang. Banyak yang masih harus dipenuhi,” papar Rokhmad.
Ia menjabarkan, pihaknya kembali melihat apa saja yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan tipe RSUD. Menurutnya, beberapa fasilitas dan pelayanan memang perlu ditingkatkan, utamanya sumber daya manusia.
Tenaga medis, seperti dokter spesialis diakui manajemen RSUD masih kurang. Rokhmad menegaskan, hal ini sangat disayangkan karena dokter spesialis yang dibutuhkan seperti dokter spesialis operasi cesar, salah satunya tidak dalam jumlah ideal.
“Memang diakui masih kurang. Jadi yang ada saat ini tidak bisa digantikan tenaga lain ketika ada urusan lain,” tegasnya.
Menambahkan, anggota Komisi D DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani menjelaskan, jika di RSUD Kota Malang manajemen perlu ditata kembali. Salah satunya melihat proposional tenaga disana.
Kurang lebih pegawai swasta disana tercatat 180 orang, sementara pegawai negerinya hanya berjumlah 90 saja. Belum lagi, dikatakan gaji dari tenaga disana seperti dokter misalnya, masih kurang atau dibawah standar.
“Masih kurang standar. Makanya ini perlu sinergi. Pemkot Malang akan kita dorong untuk melakukan dengan berbagai pihak agar RSUD ini lebih baik pelayanan dan fasilitas serta kesejahteraan pegawainya,” papar politisi PDI Perjuangan ini.
Ia menambahkan, masih banyak warga masih memandang RS Saiful Anwar satu-satunya rumah sakit. Padahal ada RSUD Kota Malang.
Untuk itu, perbaikan fasilitas dan anggaran akan dikawal Komisi D DPRD Kota Malang agar meningkatkan kelas tipe RSUD. Tetapi tidak dalam waktu dekat karena temuan ini tidak masuk dalam penganggaran di 2020.
“Baru bisa kita kawal ketat di 2021. Disana benar-benar akan kita masukan apa-apa saja yang perlu diperbaiki dan masuk dalam anggaran. Termasuk perbaikan manajemen. Pemkot juga harus lebih sinergi,” pungkasnya. (ica/aim)

Editor : Muhaimin
Penulis : Sisca

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet
Loading...