Sanusi Tebar Banyak Janji | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 11 Okt 2019, dibaca : 705 , bagus, ira

MALANG – Sejak dilantik menjadi Bupati Malang, 17 September 2019, H. M. Sanusi kian perhatian kepada warga Kabupaten Malang. Perhatian itu ditunjukkan Sanusi dengan menebarkan beragam janji berupa bantuan. Menariknya, hampir semua janji bantuan itu diberikan pada tahun 2020 mendatang. Di mana saat itu merupakan tahun politik dan Kabupaten Malang akan menggelar Pilkada.
Salah satu janji Sanusi adalah memberikan bantuan. Janji itu dia lempar ketika membuka kegiatan Musyawarah Besar Ngalam Waste Bank (NWB), di Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Kamis (10/10). Dalam sambutannya, Sanusi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Malang akan memberikan bantuan berupa sepeda motor roda tiga kepada NWB. Bantuan ini diberikan, dengan tujuan untuk mengatasi masalah sampah di Kabupaten Malang.
Dalam sambtannya Sanusi menyebutkan, jika Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang baru saja mendapatkan bantuan berupa sepeda motor roda tiga dari pemerintah pusat. Sementara Pemkab Malang juga akan menganggarkan melalui APBD pembelian sepeda motor roda tiga. Untuk dibagikan kepada bank sampah untuk mengangkut sampah.
Dia menegaskan, jika Pemerintah Kabupaten Malang sangat peduli dan perhatian kepada NWB yang selama ini bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Malang mengatasi masalah sampah. Lantaran itulah, Sanusi pun mengatakan semangat NWB ini harus diapresiasi dengan fasilitas berupa sarana dan prasarana.
Sementara sebelumnya, Sanusi juga mengumbar janji akan memberikan bantuan ke seluruh desa dan keluarahan di Kabupaten Malang. Bantuan itu diwujudkan dalam program Aspirasi Kepala Desa (AskaDes). Di mana melalui program ini Pemkab akan mengucurkan bantuan per desa Rp 1,5 Miliar. Bantuan itu memang tidak berupa uang, tapi bentuk kegiatan. Dan bantuan AskaDes ini diberikan untuk kegiatan emergency. Salah satu bentuknya adalah mengatasi kekeringan.
Bantuan program AskaDes ini diucapkan Sanusi ketika dia meninjau lokasi kekeringan di Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare, awal bulan lalu. Sanusi yang hadir bersama Dandim 0818 Kabupaten Malang Letkol Inf Ferry Muzawwad dan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung  ini secara terang-terangan mengatakan, bantuan tersebut akan digelontorkan di tahun 2020. Bantuan tersebut dianggarkan melalui APBD.
”Salah satunya mengatasi kekeringan seperti ini. Nanti untuk masalah kekeringan, bisa melakukan pengeboran, biayanya Rp 250 juta untuk satu sumur bor. Dan sisanya bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur,’’ kata Sanusi saat itu.
Selain AskaDes, mantan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga pernah menjanjikan bantuan Biaya Operasional Sekolah (Bosda). Tidak hanya untuk siswa SD/MI, SMP dan MTs. Tapi Bosda juga diberikan kepada siswa Paud dan TK. Janji ini dikatakan Sanusi kepada wartawan ketika wawancara di rumah dinas Jalan Gede beberapa hari menjelang dia dilantik menjadi Bupati Malang.
Salah satu program prioritas, adalah meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memberikan bantuan Bosda. Di mana dia mengatakan tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Malang akan memberikan bantuan Bosda untuk siswa, Paud Rp 15 ribu per bulan, TK Rp 20 ribu per bulan, SD/MI Rp 40 ribu per bulan, SMP/MTS Rp 75 ribu perbulan.
Bantuan Bosda ini sendiri tidak hanya tahun 2020. Tahun ini, Pemkab Malang sudah menggelontorkan bantuan untuk Bosda. Menurut Sanusi, pemberian bantuan ini sebagai pancingan, agar kualitas pendidikan di Kabupaten Malang meningkat. Dan targetnya, dengan Bosda ini siswa di Kabupaten Malang mendapatkan nilai rata-rata 9.
Selain itu, Sanusi juga menjelaskan, pihaknya juga menggelontorkan bantuan untuk para guru. Di mana guru lulusan S1 akan diberi beasiswa untuk melanjutkan sekolah S2. Dan Sanusi juga pernah berjanji, pihaknya akan menggratiskan biaya perawatan pasien kelas 3 yang tidak mampu ketika dirawat di RS milik Kabupaten Malang.
Kendati memberikan banyak janji, namun Sanusi sendiri masih enggan mengatakan dia maju pilkada tahun 2020 mendatang atau tidak. Saat dikonfirmasi dia hanya mengatakan singkat masih belum.
”Masih belum, saya tidak mau berandai-andai. Menunggu saja,” kata Sanusi saat wartawan menanyakan kesiapannya maju Pilkada tahun 2020 mendatang.(ira/ary)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...