Sanusi Meninjau Lokasi Bencana Angin Puting Beliung | Malang Post

Jumat, 06 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 14 Nov 2019, dibaca : 444 , mahmudi, agung

Bupati Malang H M Sanusi didampingi Muspika dan kepala OPD meninjau lokasi bencana angin puting beliung dan  menyerahkan bantuan kepada korban angin puting beliung.


GEDANGAN– Bencana angin puting belung terjadi di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Rabu (13/11). Sedikitnya 15 rumah rusak akibat diterjang angin. Rumah tersebut berada di wilayah RW 09, RW 11, RW 12 dan RW 13, Dusun Sumberwangi. 
Eko Julianto, Kasi Kesejahteraan, Desa Sumberejo Eko Julianto, mengatakan 15 rumah tersebut berada di dua dusun. Yakni Dusun Sumberwangi dan Dusun Dokosari. Dari 15 rumah, rusak parah tiga rumah, sedangkan 12 rumah lainnya rusak sedang dan ringan. ”Yang rusak parah, satu karena tertimpa pohon, satu lagi atapnya habis, dan satu lagi kandang roboh,’’ kata Eko. 
Dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. ”Rumah yang tertimpa pohon milik Pak Nardi. Tapi saat itu kondisi rumah kosong, karena Pak Nardi bersama istri dan anaknya sedang bekerja,’’ tambah Eko. 
Selain itu, ada pohon yang tumbang akibat hempasan angin. Bencana angin puting beliung ini langsung ditangani oleh pemerintah desa maupun kecamatan. Tak lama setelah mendapatkan laporan baik dari Pemerintah Desa Sumberejo maupun Kecamatan Gedangan langsung mendatangi lokasi. Tidak sekadar meninjau, atau melakukan pendataan saja. Bersama Muspika, warga langsung melakukan kerja bakti.  Bagian atap yang rusak dibenahi, termasuk kandang yang ambruk juga dibenahi. ”Kemarin (Rabu) kami melapor ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), dan anggota BPBD langsung ke sini untuk melakukan penanganan,’’ ungkapnya. 
Eko mengaku tidak mengetahui pasti kejadian angin puting beliung. Tapi yang jelas peristiwa itu terjadi saat hujan mengguyur deras dan angin berhembus sangat kencang. ”Laporan ke kami peristiwa terjadi pukul 14.00. Dan kami langsung mendatangi lokasi,’’ tambahnya. 
Begitu juga Nardi. Meskipun rumahnya rusak parah karena tertimpa pohon, dia tidak tahu pasti kejadiannya. Nardi mengetahui rumahnya rusak setelah ada warga yang memberitahu. ”Saya sedang kerja, dijemput warga katanya rumah kami tertimpa pohon, dan saat itu langsung pulang untuk melihat,’’ ujarnya.
Sementara Budianto, salah satu korban lain mengatakan jika kejadian itu terjadi pukul 14.00. Saat itu hujan deras. Dia dan keluarganya memilih untuk tinggal di rumah. Hingga akhirnya dia mendengar suara ribut di luar rumahnya.’’Katanya ada angin, saya langsung keluar. Saat  itu melihat ada angin berputar. Kondisi langsung gelap saat itu,’’ tuturnya. 
Suasana saat itu mencekam. Apalagi, angin puting beliung ini juga merusak apa saja yang dilewati. ”Termasuk dapur dan kandang sapi milik saya yang ada di belakang juga rusak. Tapi Alhamdulillah, sudah dibenahi,’’ tandasnya.
Sementara itu, peristiwa angin puting beliung di Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang langsung mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten Malang. Bahkan kemarin, Bupati Malang Malang H M Sanusi, MM. langsung turun untuk meninjau lokasi, bencana angin puting beliung. Sebelumnya, Bupati Malang mengumpulkan donasi dari seluruh OPD. Semua uang yang terkumpul diserahkan kepada para korban bencana.
Kepada wartawan, Sanusi yang didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengatakan, peninjauan ini dilakukan untuk melihat kondisi riil dampak angin puting beliung.  Saat peninjauan, Sanusi mendatangi satu persatu rumah warga yang rusak akibat terjangan angin. Dia juga meminta warga sabar dengan musibah yang dialami. 
Dalam peninjauan tersebut, Sanusi juga menyerahkan bantuan kepada para korban angin puting beliung. Tidak hanya sembako, tapi dia juga memberikan bantuan uang Rp 1 juta kepada masing-masing kepala keluarga. Dia berharap, melalui bantuan itu dapat meringankan beban warga. ”Karena rumahnya kena angin puting beliung, pasti tidak bisa bekerja. Nah warga tetap bisa makan karena ada bantuan sembako,’’ katanya. 
Sedangkan bantuan uang, dikatakan Sanusi dapat digunakan warga sebagai biaya membetulkan rumah. ”Jadi gak perlu bingung mencari pinjaman uang, untuk membetulkan rumah. Ada bantuan dari pemerintah,’’ kata  politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.
Sanusi juga meminta kepada anggota BPBD Kabupaten Malang untuk melakukan penanganan secara all out, terutama untuk pembenahan. ”Setelah rumahnya dibenahi, warga akan tenang dan mereka juga bisa kembali bekerja dengan tenang. Makanya itu, kami minta semuanya bersungguh-sunggu menangani bencana ini,’’ ungkapnya. 
Selain Bupati Sanusi bantuan juga diberikan oleh anggota BPBD Kabupaten Malang serta PMI Kabupaten Malang dan Baznas, serta Perumda Tirta Kanjuruhan, yang menggelontorkan bantuan berupa air minum kemasan. Bantuan air diserahkan langsung oleh Direktur Teknik Perumda Tirta Kanjuruhan, M Haris Fadillah. (ira/udi) 



Jumat, 06 Des 2019

Cegah Radikalisme Sejak PAUD

Jumat, 06 Des 2019

Guru BK Lecehkan 18 Siswa

Loading...