Sanusi: Figur Cawabup Ikuti Putusan Partai

Jumat, 05 Juni 2020

  Mengikuti :


Sanusi: Figur Cawabup Ikuti Putusan Partai

Minggu, 12 Jan 2020, Dibaca : 777 Kali

MALANG - H.M. Sanusi, menyerahkan figur pendamping kepada partai. Ya, Sanusi sendiri mengaku meskipun dirinya yakin diusulkan sebagai calon Bupati, namun untuk pencalonan, bukan ranahnya dia memilih.
“Saya ini tidak memiliki kewenangan untuk memilih. Karena semuanya ditangani oleh partai. Tanyakan langsung ke Gus Ali, Ketua DPC PKB, terkait hal ini,’’ kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PKB Kabupaten Malang ini.
Mantan ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPRD Kabupaten Malang ini menyebutkan, untuk pencalonan, DPC memiliki tim sendiri, yang dibentuk secara khusus melakukan penjaringan. Menurut mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang ini, anggota tim penjaringan saat ini masih bekerja.
 “Untuk calon wakil bupati itu ada penjaringan. Penjaringan sendiri dilakukan oleh tim. Jadi saya menunggu saja. Pokoknya apa kata partai saja, karena saya sendiri tidak memiliki kewenangan memilih,’’ ungkapnya.
Termasuk saat Malang Post menanyakan kriteria pendampingnya, Sanusi mengatakan semuanya diserahkan pada partai.
“Dari kalangan mana saja tidak masalah. Boleh dari partai, pengusaha, akademisi, tokoh masyarakat atau tokoh agama, bagi kami sama saja. Saya yakin, partai memilih yang terbaik, agar kami bisa bersama-sama dapat menjalankan roda pemerintahan,’’ tambahnya.
Dia yakin partai mencari yang terbaik, karena secara pinsip, target PKB dalam Pilkada tahun 2020 ini adalah menang.
Apakah tidak takut saat perjalanan nanti muncul ketidak cocokan? Secara tegas Sanusi mengatakan tidak. Dia mengatakan, jika nanti sama-sama mendapatkan rekom, dia pun akan berjuang bersama. Komunikasi pun hal paling penting bagi Sanusi untuk bisa berbagi tugas.
“Karena prinsipnya adalah, kami ingin membangun Kabupaten Malang lebih baik lagi,’’ utainya. .
Seperti diketahui, untuk untuk bisa mengusung calon maju sebagai Bupati dan Wakil Bupati, Partai Politik membutuhkan 10 kursi, atau 20 persen dari keseluruhan jumlah kursi di DPRD Kabupaten Malang, yang mencapai 50 kursi. Sedangkan PKB sendiri memiliki 12 kursi di DPRD Kabupaten Malang. Sehingga dengan jumlah tersebut, PKB dapat mengusung calonnya sendiri.(agp/ary)

Editor : Bagus Ary Wicaksono
Penulis : Agung Priyo