Malang Post - Sanusi Ajak MRI-SAAS Meninjau Kawasan Pertanian

Selasa, 31 Maret 2020

  Mengikuti :


Sanusi Ajak MRI-SAAS Meninjau Kawasan Pertanian

Sabtu, 24 Agu 2019

SINGOSARI -  Pemerintah Kabupaten Malang serius menjalin kerja sama dengan Malze Research Institute Shandong Academy Of Agricultural Science (MRI-SAAS). Setelah Jumat (23/8) lalu menandatangani nota kerja sama (MoU),  Sabtu (24/8), kedua belah pihak melakukan peninjauan lapangan. Bersama Universitas Islam (Unisma) Plt Bupati Malang, H M Sanusi dan Director Of MRI-SAAS, melakukan kunjungan lapangan.
Kali pertama kunjungan lapangan dilakukan di kawasan pertanian Dusun Tanjung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari. Ditempat tersebut, Plt Bupati Malang menunjukkan padi hybrida jenis brang biji. Sanusi mengatakan jika padi jenis brang biji ini produksinya sangat bagus. Hasil panen pertama, yaitu 13.4 ton untuk luas lahan 1 hektare. Sanusi pun berharap, dengan kerja sama yang dilakukan dengan MRI-SAAS produksi padi brang biji mencapai 15 ton.
Selain melihat padi, Sanusi juga mengajak  Chen Kai melihat pertanian jagung yang tidak jauh dari kawasan penanaman padi brang biji. Dia mengatakan, jagung ini ditanam oleh kelompok tani Morodadi, Desa Banjararum, Singosari, adalah  jenis jagung manis.
Sanusi mengatakan, kerja sama dengan MRI-SAAS ini adalah untuk pengembangan pertanian. MRI-SAAS yang sudah banyak bekerjasama dengan negara-negara maju, terkait penelitian padi ini akan mengembangkan penelitiannya di Kabupaten Malang.
"Kami bersama MRI-SAAS melakukan penelitian. Teknologi pertanian yang di miliki lembaga riset ini dikembangkan disini. Setelah berhasil, produksinya dipatenkan, sebelum dipasarkan. Nanti untuk patennya akan dibantu oleh Unisma," kata Sanusi.
Hal ini pun dibenarkan oleh Wakil Rektor 1 Unisma Bidang Akademik dan Kerja sama, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D yang ikut dalam tinjauan lapangan. Dalam sambutannya, Junaidi akan membantu untuk pengurusan administrasi untuk mematenkan hasil penelitian.
"Jangan sampai seperti di Aceh. Setelah penelitian berhasil, kemudian dipasarkan tanpa ada izin. Maka berurusan dengan pihak yang berwajib. Nah kami ingin di Kabupaten Malang tidak begitu. Semuanya harus resmi, dan Unisma akan membantu mengurus hak patennya," katanya.
Sementara itu dalam tinjauan lapangan tersebut, para petani didatangkan. Mereka berharap kerja sama ini segera direalisasi. Dengan harapan pertanian di Singosari atau pertanian di Kabupaten Malang akan maju pesat, dan membawa dampak kesejahteraan kepada petani serta masyarakat.
Tinjauan lapangan itu tidak hanya dilakukan di Singosari. Namun Plt Bupati Malang juga mengajak Chen Kai serta rombongan ke Wajak, Poncokusumo serta ke Bromo. (ira/udi)

Editor : Udi
Penulis : ira

  Berita Lainnya





Loading...