Ruang Perintis, Buka Peluang Kolaborasi Startup | Malang Post

Minggu, 17 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Sabtu, 14 Sep 2019, dibaca : 1011 , halim, linda

MALANG - Sejak kemunculannya di awal Januari 2017 lalu, Ruang Perintis menjadi salah satu platform yang memberikan fasilitas kepada bisnis rintisan di Malang. Coworking dan inkubator startup ini sedikitnya juga telah sukses melahirkani belasan bisnis di Malang Raya.
Coworking space pada dasarnga memang cocok bagi palaku bisnis rintisan yang belum memiliki kantor. Pun demikian Ruang Perintis juga bisa menjadi salah satu pilihan kantor bersama. "Mayoritas membuat tempat kerja sendiri membutuhkan dana yang banyak. Padahal uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif lainnya," ujar Community Manager Ruang Perintis, Satrio Tegar Sadewo.
Tak hanya itu, coworking space juga mendukung terciptanya kolaborasi antar sektor lantaran dalam satu kantor ada banyak bisnis. Mulai kuliner, robotik, desain, travel dan lain sebagainya. Ruang Perintis pun melengkapinya dengan berbagai kebutuhan yang diperlukan para pelaku bisnis.
Fasilitas tersebut antara lain working area, meeting room, wifi, official address, LCD dan lain sebagainya. Tak ayal apabila di awal kemunculannya hanya ada 2 hingga 3 startup, kini telah mencapai belasan. Beberapa di antaranya juga telah sukses menggaet pasar internasional.
"Kami dulunya juga ada banyak kegiatan, seperti workshop, marketing, sharing season bagaimana caranya memiliki kemampuan coding serta berbagi pengelaman cara mendapatkan uang," jelas Satrio.
Ada juga mentoring anggota dengan menggandeng Malang Creative Fusion (MCF) untuk memberikan pengalaman serta wawasan terkait startup. Tak kalah menariknya adalah program magang bagi mahasiswa dengan konsep mereka belajar di tiga startup yang berbeda.
Program magang ini untuk melatih mereka merintis usaha di tiga startup berbeda. Namun seiring berjalannya waktu, Ruang Petintis kini lebih memfokuskan diri ke working area serta terus berpacu memenuhi kebutuhan para pelaku usaha. "Misalnya tempat yang nyaman, kami sediakan," terangnya.
Selama hampir tiga tahun berjalan, Ruang Perintis tidak mengalami kendala berarti. Hanya saja terkadang over capacity lantaran ruangan berkonsep terbuka tanpa sekat. Sehingga antara startup satu dengan lainnya membaur jadi satu. Tak ayal apabila suasana ramai serta suasana menjadi tak terkondisikan.
Sebagai bisnis non profit, Ruang Perintis kedepan menargetkan membuat portofolio lebih bagus lagi sehingga memiliki dampak besar. Terus meningkatnya jumlah member dan semakin banyak menciptakan kisah sukses yang lahir dari Ruang Perintis. Tentu saja membangun relasi berdasarkan kekeluargaan menjadi poin penting yang diunggulkan.
"Di satu sisi, Ruang Perintis membuka peluang kolaborasi sehingga masing-masing berupaya untuk berkembang dan para startup ini juga bersaing secara sehat," tandasnya.(lin/lim)



Selasa, 12 Nov 2019

Dua Startup Unicorn Tahun 2020

Loading...