MalangPost - Rapit Test Dulu, Latihan Kemudian

Rabu, 05 Agustus 2020

  Mengikuti :

Rapit Test Dulu, Latihan Kemudian

Rabu, 08 Jul 2020, Dibaca : 2724 Kali

MALANG – Alasan protokol kesehatan, menjadi penyebab. Arema FC harus mengalahkan jadwal latihan. Meski komponen tim sudah berkumpul sejak Rabu (15/7), baru Senin (20/7) kemudian, mulai mengolah si kulit bundar. Rapid test harus dilakukan dulu. Pada Jumat (17/7), selepas salat Jumat.

 

Manajemen tim yang lahir 1987 ini lebih mengutamakan protokol kesehatan. Sebelum sesi latihan dimulai, seluruh komponen tim harus dipastikan benar-benar dalam kondisi bebas Covid-19. Apalagi lanjutan kompetisi Liga 1 2020, baru akan dihelat Oktober mendatang.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo kepada Malang Post menyebut, dimulainya latihan, setelah semua prosedur dilakukan. Dimulai kedatangan komponen tim, hingga keluarnya hasil rapid test

‘’Jadi bukannya latihan ditunda. Tanggal 15 (Juli) itu, jadwal pemain datang. Bisa saja ada yang datang besoknya (16 Juli, Red.). Kan tidak semua dari kota yang sama. Nah, setelah semua datang, besoknya (Jumat, 17/7) dilakukan rapid test. Rencananya setelah salat Jumat (17/7),’’ kata Ruddy.

 

Tempat rapid test, imbuh pria dengan dua putra ini, di kandang singa (sebutan untuk sekretariat Arema FC, Red.). Agar tidak menimbulkan kerumuman, rapid test dilaksanakan pada kelompok-kelompok kecil. Semua harus tetap dalam protokol kesehatan.

Tanpa terkecuali, rapid test itu menyasar semua komponen tim. Apapun hasilnya, manajer asal Madiun ini meminta semua pihak menerima. Manajemen sendiri, sudah mempersiapkan antisipasinya, apabila ada komponen tim yang kedapatan hasil rapid testnya reaktif.

 

‘’Kami berharap (hasil rapid test) semuanya non reaktif. Tapi kalau ada yang diluar harapan kami, tentu kami serahkan kepada dokter tim. Termasuk langkah-langkah yang harus dilakukan,’’ sebut Ruddy.

Dimisalkan jika ada yang reaktif, tim medis Arema FC akan meminta yang bersangkutan untuk mengisolasi diri di mes pemain. Beberapa hari kemudian, dilakukan rapid test ulang. Jika hasilnya masih reaktif, dilakukan swab test.

Setelah hasil rapid test didapatkan, tim baru menggelar latihan. Diharapkan Senin (20/7) latihan sudah bisa digelar. Hanya saja, lokasi latihan masih belum ditentukan. Beberapa lapangan, sudah disiapkan untuk tim.

‘’Jadi begitu, Mas. Bukannya latihan ditunda. Tapi memang latihan itu dimulai setelah semua komponen tim ada di Malang. Yang tanggal 15 (Juli) itu, adalah jadwal mereka datang,’’ sebut Ruddy sembari tertawa.

 

Terkait pelaksanaan rapid test itu sendiri, tim medis Arema akan menggandeng pihak ketiga. Yakni Satgas Penanganan Covid-19 dari NU. Sedangkan jam dan siapa yang akan dites terlebih dahulu, ditentukan oleh Arema.

‘’Dijadwalkan untuk detail siapa dan jam berapa untuk dilakukan rapid test. Biar tidak menggerombol. Apalagi sekretariat juga tidak terlalu besar. Kalau datang barengan, bisa-bisa tidak cukup. Sudah barang tentu akan melanggar protokol kesehatan,’’ tandas Ruddy.

 

Dia juga berharap, meski Aremania sudah terlalu lama tidak bertemu dengan pemain Arema, mereka tidak datang ke kandang singa pada Jumat (17/7) mendatang.

Hingga kemarin, baru beberapa tim yang sudah memulai latihan. Diantaranya Tira Persikabo, Persib Bandung dan Bhayangkara FC. Sedangkan Persija, baru dijadwalkan mulai 1 Agustus mendatang. (avi)

Editor : Sunaviv
Penulis : Redaksi