MalangPost - Rapid Test PKL Alun-Alun Kota Batu, Hasilnya Negatif

Kamis, 09 Juli 2020

  Mengikuti :

Rapid Test PKL Alun-Alun Kota Batu, Hasilnya Negatif

Kamis, 04 Jun 2020, Dibaca : 3471 Kali

BATU - Sebanyak 194 Pedagang Kreatif Lapangan (PKL) Alun-Alun Kota Batu mengikuti rapid test di Food Court Alun-Alun Kota Batu Kamis (4/6) . Hasilnya, tak ada satupun pedagang yang dinyatakan reaktif.
Dengan hasil ini, PKL yang telah mengikuti rapid test siap untuk berjualan. Meski diketahui belum seluruhnya PKL ikut tes cepat, dari total sekitar 400 PKL yang ada di Alun-Alun Kota Batu.


Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Batu, dr. Susan Indahwati mengatakan bahwa ada 20 tenaga kesehatan Kota Batu menargetkan kurang lebih sekitar 400 PKL ikut rapid test.
"Targetnya 400 PKL yang ikut rapid. Namun sejauh ini ada 194 yang datang dan mudah-mudahan antusiasme dari pedagang di Alun-Alun ini juga lebih baik. Sehingga upaya kami untuk memutuskan mata rantai penularan bisa tercapai," ujar Susan kepada Malang Post saat menggelar tes cepat.


Dengan tes cepat diharapkan keresahan atau kekhawatiran bagi penjual maupun pengunjung Alun-Alun lebih diminimalkan. Sehingga PKL bisa kembali berjualan. Namun dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.


Sementara itu, Kepala Diskumdag Kota Batu, Eko Suhartono menambahkan bahwa pihaknya beserta dengan Dinkes melakukan rapid test terhadap pedagang yang ada di seputar Alun-Alun dan Jukir. Rapid test dilakukan di masa transisi New Normal.
"Harapan kita dengan rapid test mulai dari pedagangnya dulu. Meskipun hari ini belum buka secara maksimal dan belum semua ikut rapid. Akan ada tes selanjutnya bagi yang belum," bebernya.


Setelah rapid test selesai digelar, Diungkap Eko, langkah berikutnya bersama PKL yang ada di Alun-Alun akan membentuk Satgas Covid-19.
"Nanti tugas dari Satgas ini seperti melakukan cek suhu badan di areal masuk seputar Alun-Alun yang akan kuliner. Serta menyiapkan tempat cuci tangan, hand sanitiser, mewajibkan kepada pedagang untuk pakai masker, face shield dan sarung tangan," pungkasnya. (eri/jon)

Editor : Jon Soeparijono
Penulis : Kerisdianto