QRIS Permudah Sedekah | Malang Post

Sabtu, 07 Desember 2019 Malang Post

  Follow Us


Senin, 07 Okt 2019, dibaca : 378 , halim, linda

MALANG - Donasi non tunai semakin mudah dilakukan dengan hadirnya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Pengenalan di lingkungan masjid dan yayasan, Bank Indonesia (BI) Malang mengawalinya dengan memberikan fasilitas pengoperasian QRIS untuk bersedekah non tunai di Masjid Agung Jamik Malang, Senin (7/10).
Launching pertama kalinya di lingkungan masjid ditandai dengan scan perdana donasi berjudul Masjid Jamik Dhuafa oleh Kepala Perwakilan BI Malang Azka Subhan. Masjid ini menjadi pilot project QRIS pada rumah ibadah yang diharapkan dapat menjadi percontohan bagi lembaga lainnya untuk memanfaatkan QRIS sebagai kanal pembayaran non tunai maupun transaksi sosial. Seperti Zakat, Infak, Sodaqoh (ZIS) serta donasi lainnya.
"Launching QRIS untuk donasi kepada masjid atau bayar infaq dan sodaqoh dengan scan menggunakan handphone, sehingga memberikan alternatif selain pembayaran melalui kotak amal," ujar KPw BI Malang Azka Subhan.
Donasi menggunakan QRIS diyakini dapat memberikan kemudahan dari berbagai sisi. Seperti memangkas waktu jika dibanding dengan kotak amal. Selain itu dari transparansi dan keamanannya lebih terjamin lantaran donasi langsung masuk ke rekening bank yang dituju. Bahkan transaksi tersebut bisa dibayar melalui dompet online, seperti OVO, GoPay, Dana dan lain sebagainya.
Selain memudahkan, penggunaan QRIS untuk pembayaran donasi sangat menguntungkan bagi masjid atau lembaga social. Itu lantaran tidak dikenakan biaya Merchant Discount Rate (MDR) karena termasuk kategori donasi dengan MDR 0 persen. Dalam proses implementasi program ini, KPw BI Malang memfasilitasi pengurus Masjid Agung Jamik Malang dalam pengajuan QRIS Merchant Presented Mode (MPM) kepada Bank CIMB Niaga Syariah, yang merupakan salah satu bank Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran di kota Malang. Tak hanya itu, pengurus masjid lain juga dapat mengajukan QRIS ke bank atau non bank manapun yang sudah berizin QRIS.
"BI maupun perbankan juga sosialisasinya jalan dari masjid ke masjid. Kami  juga menggandeng media untuk mengenalkan donasi menggunakan QRIS. Ini awal untuk masjid di Kota Malang, sasarannya orang muda atau yang paham dengan aplikasi di gadget" terang Azka.
Sementara itu, Ketua Masjid Agung Jamik Malang, Drs. KH. Zainuddin A. Muchit mengatakan, barcode donasi dhuafa menggunakan QRIS di Masjid Jamik sudah jadi sehingga diharapkan bisa memudahkan masyarakat.
"Memudahkan orang-orang yang tidak bawa ung, bisa donasi melalui hpnya. Donasi untuk kaum dhuafa kami berikan Rp 200 ribu setiap bulan," ujar KH. Zainuddin.
Selain launching QRIS untuk donasi di Masjid Jamik Malang, KPw BI Malang bersama CIMB Niaga Syariah juga melakukan sosialisasi QRIS dan tata cara pengajuan QRIS  kepada peserta yang merupakan pengurus 20 masjid di Kota Malang. Tujuannya agar ke depan masjid-masjid maupun lembaga sosial lainnya di kota Malang juga dapat memanfaatkan QRIS untuk memudahkan masyarakat dalam bersedekah non tunai, serta berperan dalam mendorong keuangan inklusif. (lin/lim)



Loading...