MalangPost | Putri Lahir di Masa Corona

Sabtu, 06 Juni 2020

  Mengikuti :


Putri Lahir di Masa Corona

Selasa, 07 Apr 2020, Dibaca : 2994 Kali

MALANG – Libur panjang yang diberikan oleh tim Arema FC imbas dihentikannya Liga 1 2020 karena menyesuaikan imbauan pemerintah ketika menghadapi pandemi Covid-19, sempat membuat Teguh Amiruddin kecewa. Namun, di balik peristiwa ini, dia juga mendapatkan berkah. Istrinya, Funika Rahma Ulfanani melahirkan putri yang diberi nama Ayleen Nabihan Najma Amiruddin.


Teguh pun resmi menjadi bapak, sejak 29 Maret 2020 lalu. Masa liburan kali ini, dia habiskan untuk bersama-sama istri dan putrinya.
“Alhamdulillah lahiran pas libur. Jadi bisa nungguin istri saat  lahiran, dari awal sampai akhirnya anak saya lahir,” ungkap Teguh.


Menurutnya, kehadiran sang putri menjadi penawar kekecewaan karena Liga 1 2020 terpaksa ditunda. Apalagi, musim ini dia sangat bersemangat, kembali berkostum Arema FC dan dekat dengan keluarganya.
“Kecewanya kan tidak bisa lagi latihan bareng, terus kompetisi juga sudah berjalan. Semoga tidak bubar (benar-benar dihentikan) kompetisinya. Kemarin-kemarin latihannya hanya via video call,” beber dia kepada Malang Post.


Namun, kini pemain berusia 26 tahun itu tetap harus ‘bekerja’ ekstra. Memang tidak menjalani latihan atau pertandingan. Akan tetapi, dia harus siap ronda malam, menjaga sang putri, ketika istri terlelap tidur.
“Hahaha.. Sekarang kegiatannya bertambah, ngeronda malam,” tambahnya.


Sementara itu, Teguh merasakan pengalaman yang sangat mendebarkan di masa menunggu anaknya lahir hingga kini berusia nyaris dua minggu. Ia harus menjalani pemeriksaan ketat ketika masuk rumah sakit dan beberapa prosedur lainnya.
“Di rumah sakit, yang menunggu pasien dibatasi Cuma dua orang. Tidak bisa asal keluar masuk, harus bawa tanda pengenal dan pengecekan sedang sakit, kena virus atau tidak,” terang pemain yang hobi membaca tersebut.


Selain itu, ketika sudah pulang pun, dirinya dan keluarga harus benar-benar waspada. Membeli kebutuhan bayi maupun ibunya, juga tidak kalah sulit ketimbang biasanya.
“Tapi alhamdulillah, semua sehat dan aman. Semoga aman semua terhindar dari virus ini,” tandas dia. (ley)

Editor : Stenly Rehardson
Penulis : Redaksi