PT CGI Pailit, Pedagang Pasar Dinoyo Resah | Malang Post

Jumat, 15 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Jumat, 08 Nov 2019, dibaca : 1167 , bagus, amanda

MALANG - PT. Citra Gadang Asritama (CGA) yang menaungi Pasar Dinoyo dinyatakan pailit. Hal tersebut tentunya menimbulkan kekhawatiran di tengah pedagang. Mereka merasa resah, bagaimana mereka bisa bertahan dengan dagangannya.
"Mereka memang sempat resah dan khawatir. Namun, saya langsung ajak bicara dan meminta mereka tetap tenang, sampai ada kepastian," terang Humas Persatuan Pedagang Pasar Dinoyo Kota Malang (P3DKM), Achmad Khuzaini kepada Malang Post, Jumat (8/11).
Menurutnya, sampai saat ini, pihaknya masih menunggu kepastian. Sebab, ia menilai, pernyataan pailit yang diterima oleh PT. CGA masih belum memberikan dampak yang signifikan.
"Kami lihat dulu seperti apa. Dampaknya apa, baik dari sisi pengelolaan dan segalanya. Kami masih tunggu kepastian juga dari yang bersangkutan," terang dia.
Pria yang akrab disapa Zaini ini menguraikan, sejauh ini, lahan yang digunakan sebagai lapak Pasar Terpadu Dinoyo merupakan lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Di mana, Pemkot bekerjasama dengan PT. CGA. Jika ke depan memang terjadi perubahan, pihaknya meminta Pemkot untuk berdiskusi dengan pedagang.
"Bila terjadi perubahan. Mulai dari pengelola dan lainnya, harus dibicarakan dulu. Paling tidak, pedagang bisa duduk bersama dengan Pemkot," lanjut dia.

    Baca juga : PT CGA Pailit, Aset Pemkot Tak Aman


Hal tersebut dilakukan agar kembali menemukan win-win solution dan tidak cenderung merugikan para pedagang yang berjumlah lebih dari 700 orang itu.
"Perubahan seperti apapun jangan sampai rugikan pedagang. Dikelola oleh siapapun, harus ada pembicaraan terlebih dahulu," kata dia.
Namun, saat ini, pihaknya masih belum menentukan langkah. Sebab, memang masih belum ada kepastian. "Terlalu premature kalau kami menentukan langkah. Sebab, nanti ada tembusan ke kami. Yang jelas, kami tidak ada masalah dengan pengelola dan Pemkot," tegas dia.  
Sementara itu, Kepala Pasar Terpadu Dinoyo, Agus S mengungkapkan, Pasar Terpadu Dinoyo terletak di salah satu aset milik Pemkot Malang. Namun, Pemkot melakukan kerjasama dengan pihak ketiga sebagai pengelola.
"Setahu saya, para pedagang di pasar ini di bawah naungan Pemkot. Mereka juga memiliki azas hukum yang kuat," papar dia.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto menguraikan, sampai saat ini, pihaknya masih belum menentukan langkah. Sebab, status pailit PT. CGA harus ditelaah lebih dalam.
"Harus dilihat dulu amar putusannya seperti apa. Amar putusan dilatarbelakangi pertimbangan hukum dengan adanya dalil gugatan kesaksian. Jadi, harus dilihat secara seutuhnya," jelas dia.
Setelah ditelaah, pihaknya baru bisa menentukan sikap. Sebab, menurutnya, lokasi Pasar Terpadu Dinoyo milik Pemkot Malang. "Pedagang pasar tetap jualan saja, tidak perlu khawatir. Karena pengelolaan di bawah Pemkot Malang," papar dia.
Sementara, terkait pengelolaan Mall Ramayana, di bawah naungan PT. CGA. "Untuk itu, kami masih belum menentukan langkah. Harus ditelaah dulu," tandas dia.(tea/ary)



Loading...