Proud to be Indonesian - Malang Post

Kamis, 21 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Kamis, 29 Agu 2019, dibaca : 346 , Rosida, genzi

LOMBA balap karung, makan kerupuk atau panjat pinang identik banget dengan Agustusan dong. Semuanya seru dan sebenarnya punya banyak makna. Tak hanya sekadar memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI), tapi juga jadi ajang merekatkan kembali persaudaraan. Kalian yang biasanya gak pernah ketemu tetangga, jadi bisa kumpul dan seru-seruan. Jalan sehat bareng, lomba makan kerupuk, panjat pinang atau balap karung. Nah, kalian udah ikut lomba yang mana nih geng?
Keseruan 17an salah satu Genzier asal Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang Rakha Fawas karena ia gak pernah absen ikut panjat pinang. Lomba yang menantang dan butuh skill juga lo. Pastinya harus dipersiapkan dengan sangat matang tuh!
“Banyak lomba yang seru-seru, tapi ada satu yang selalu aku ikuti tiap tahunnya, yaitu lomba panjat pinang," ujarnya.
Panjat pinang adalah lomba dimana kamu dan tim berkerja sama untuk memberi akses salah satu anggota agar sampai di bagian paling atas dari pinang yang licin.
“Keseruannya itu team work. Kalau misalnya dalam tim ini salah milih orang buat yang jadi paling atas, pasti keduluan musuh dong, apalagi kalau tim penyangga enggak kuat, udah kayak Uno Stacko yang hancur hehehe,” sambungnya.
Di setiap keseruan yang ada di perlombaan 17an pasti menyimpan banyak hal berharga. Kemenanganpun bukan satu-satunya. Yang juga sangat penting adalah momen sosialisasi dengan masyarakat di sekitar. Agar tali silaturahmi tidak bakalan terputus deh. Masak sih? Sama tetangga sendiri tidak pernah sosialisasi. Seperti GenZier asal UMM, Bayu Rizwan contohnya. Ia bisa mulai akrab dan bercanda  dengan teman sekitar rumahnya ketika perlombaan 17an yang kebetulan bisa setim.
“Sibuk tugas kuliah, sampai jarang ketemu temen lama di lingkungan rumah. Ya kita bisa kumpul- kumpul bareng di momen lomba kemerdekaan ini, enggak hanya keseruan lombanya, tapi juga bisa ketemu temen lama," ujar Bayu.
Keseruan dari perlombaan kemerdekaan ini enggak hanya sensasi perlombaannya saja, Bayu juga sangat senang dapat ketemu teman lamanya yang sama-sama sibuk sebelumnya.
“Tapi gimanapun, lomba 17 Agustus emang seru banget sih. Selain itu, aku bisa aktif jadi panitia lomba antar RT, yah bisa jadi salah satu moment yang paling menarik selama bulan Agustus aja,” sambungnya.
Selain menjadi anggota game, ia juga menjadi relawan yang menjadi panitia perlombaan di kampung halamannya. Ia juga mengatakan, kalau lomba di sana bisa berlangsung tiap weekend selama bulan Agustus.
Memang sih guys, lomba 17 Agustus itu kalau memang diniati menjadi seorang pemain, butuh latihan juga agar menang. Tapi kamu juga bisa jadi panitia lomba, dan jangan kira panitia lomba itu hanya orang tua saja lo gengs.
“Di tempatku selalu diisi oleh remaja-remaja yang mau dan aktif, bisa tiap minggu aku rapat. Tapi ya pasti ada seru-seruan gitu, enggak mungkin kaku banget,” imbuhnya.
Jadi, gimana keseruan di daerahmu? Seberapa banyak lomba yang udah kamu menangin gengs? Banyak lah pastinya. Oh iya lomba-omba ini juga melatih motorik dan interaksi sosial jauh lebih baik lo, gimana enggak, game team work mesti perlu komunikasi kan ? Buat kamu yang mau memulai berinteaksi dengan tetangga ya mulailah dari sini. (*/oci)



Kamis, 21 Nov 2019

Serba Mandiri

Loading...