Program Jebol Anduk Hemat Biaya Bagi Warga | Malang Post

Minggu, 15 Desember 2019 Malang Post

  Mengikuti :


Jumat, 11 Okt 2019, dibaca : 828 , udi, ira

MALANG – Layanan  Jemput Bola Administrasi Kependudukan (Jebol Anduk) yang digelar Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Malang di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kamis (10/10) disambut antusias warga. Sejak pagi, warga berbondong-bondong menuju balai desa tempat layanan administrasi kependudukan itu digelar. Mereka tidak hanya melakukan perekaman e-KTP, tapi melakukan pencetakan e-KTP, membuat Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga, Akta Kelahiran juga akta kematian.
Layanan Jebol Anduk merupakan program dari Dispenduk Capil untuk percepatan penyelesaian administrasi kependudukan.
”Total untuk layanan Jebol Anduk ada 1591. Dengan rincian, perekaman e-KTP 145, cetak e-KTP 257, KIA 737, KK 194, Akta Kelahiran 179 dan akta kematian 79. Alhamdulillah memenuhi target,’’ kata Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Malang, Sri Meicharini.
Rini begitu dia akrab dipanggil menyebutkan suksesnya program ini pertama, karena kesadaran masyarakat terkait dengan pemilikan administrasi kependudukan tinggi. Terlebih, sebelum kegiatan berlangsung, tim sosialisasi dari Dispenduk Capil lebih dulu melakukan sosialisasi.
”Sepekan sebelumnya kami melakukan sosialisasi di Kecamatan Pakis, dimana dalam sosialisasi ini kami minta warga yang ingin membat administrasi kependudukan melengkapi berkas-berkasnya,’’ tambah Rini.
Dia menyebutkan, tidak sedikit warga yang kadang mengabaikan persyaratan. Alhasil, adminduk yang dimohonkan pun tidak bisa diproses. ”Bukan kami yang tidak bisa. Tapi sistemnya. Contohnya permohonan KK, jika ada kelainkan nama dalam KK, maka juga tidak bisa diproses,’’ ungkapnya.
Rini menyebutkan, di Desa Bunut Wetan tidak semuanya dapat dilayani, karena kurang lengkapnya persyaratan yang dipersyaratkan. ”Tapi Alhamdulillah, meskipun tidak semuanya dapat dilayani, mayoritas warga sudah melengkapi berkas yang dipersyaratkan, sehingga dokumen adminduk yang dimohonkan pun dapat dilayani,’’ ujarnya.
Selain melakukan layanan Jebol Anduk, Dispenduk Capil menggelar sosialisasi di wilayah Kecamatan Ampeldaging. Di Kecamatan ini ada tiga desa yang akan digelar layanan Jebol Anduk. Yakni Desa Wonoasri, Desa Sonowangi, dan Desa Lebakharo.
Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Dispenduk Capil, Dyah Kusuma Yanthie, mengatakan kegiatan layanan Jebol Anduk di Kabupaten Malang akan digelar pada tanggal 17, 19 dan 23 Oktober 2019 mendatang. Sama seperti yang dikatakan Rini, Yanthie menyebutkan sosialisasi ini dilakukan agar kegiatan Jebol Anduk ini sukses.
”Jebol Anduk ini merupakan program inovasi dari Dispenduk Capil yang tujuannya mempercepat penyelesaian administrasi kependudukan warga. Selain itu jebol anduk ini sekaligus sebagai upaya menghemat waktu dan biaya,’’ kata Yanthie.
Dia pun mengatakan, untuk jarak terjauh, biaya yang dapat dihemat dengan kegiatan Jebol Anduk ini mencapai Rp 300 juta. ”Contohnya di Ampelgading, tadi saya bertanya kepada salah satu warga, biaya untuk transportasi PP Ampeldaging Kepanjen Rp 300 ribu. Jika untuk satu berkas warga mengeluarkan biaya sebesar itu, dan yang diurus adalah 1000 berkas, maka dapat berhemat Rp 300 juta,’’ tuturnya.
Bukan itu saja, waktunya pun lebih cepat. Yanthie mengatakan, warga yang mengajukan dengan syarat yang lengkap, maka prosesnya cepat juga. ”Berkas dan syarat oke, langsung kami layani. Karena kecepatan pelayanan merupakan moto dari kami,’’ tandasnya. (ira/udi)



Jumat, 13 Des 2019

Skadron 32 Lanud Abd Saleh

Loading...