Prodi Akupunktur Poltekkes RS Dr. Soepraoen Gelar Seminar Sujok Internasional | Malang POST

Jumat, 28 Februari 2020 Malang Post

  Mengikuti :


Prodi Akupunktur Poltekkes RS Dr. Soepraoen Gelar Seminar Sujok Internasional

Minggu, 29 Sep 2019,

MALANG - Program Studi Akupunktur Poltekkes RS. DR. Soepraoen Malang mendatangkan ahli akupuntur dari India, Bhupinder Kaur. Trainer internasional tersebut diundang untuk mengisi seminar dan workshop yang digelar di Hotel Ollino Garden, Sabtu (28/9).
Ratusan peserta hadir baik dari akademisi, kesehatan maupun masyarakat umum. Seminar Sujok Internasional itu berisi materi tentang First Aid Treatment, Nail Therapy, beauty and reproductive.
Ketua Program Studi Akupunktur Poltekkes Soepraoen Malang, dr. Mayang Wulandari, M.M., mengatakan, seminar Sujok Internasional digelar sebagai upaya memperluas wawasan baru bagi mahasiswa. Sebab menurutnya, ilmu di dunia kesehatan berkembang dengan cepat.
Maka mahasiswa perlu melakukan update informasi dan pengetahuan mereka sesuai dengan konsentrasinya di bidang akupuntur. "Kali ini kita mencoba memberikan wawasan baru tentang sujok, semoga dapat menambah referensi pengetahuan bagi semua peserta seminar," ujarnya.
Mayang menambahkan, tugas perguruan tinggi tidak hanya menjalankan aktivitas pendidikan, tetapi juga melakukan pengabdian pada masyarakat. Dilibatkannya masyarakat umum dalam kegiatan seminar tersebut termasuk dari bagian tugas pengabdian karena ikut mengedukasi dan melayani masyarakat. "Kami melihat juga ada ibu-ibu rumah tangga yang ikut seminar, karena kesehatan itu penting," imbuhnya.
Ia menuturkan, sebelumnya para dosen dan mahasiswa prodi akupuntur telah melakukan pelatihan tersebut kepada aparat TNI di lingkungan Batalyon Kesehatan. Sementara di seminar pengetahuan tentang Sujok diperluas untuk masyarakat.
Sujok merupakan terapi kesehatan yang baik diterapkan oleh siapapun. Bahkan dengan peralatan ala kadarnya. "Tujuannya minimal masyarakat tidak bergantung pada dokter dari setiap sakit yang dirasakan tubuh mereka, dan ini tanpa efek samping," terangnya.
Sementara bidang Akupuntur dijelaskan Mayang, memiliki jangkauan ilmu yang luas. Sebagai ilmu pengobatan yang berasal dari Cina, akupuntur bisa diperdalam  lagi oleh kalangan mahasiswa. Sebagai layanan kesehatan yang murah dan efektif. "Misalnya mengobati orang cukup melewati tangan dan kaki saja," tambahnya.
Sementara itu, dalam seminar tersebut, Madam Bhupinder Kaur menjelaskan akan keajaiban yang ada di tangan manusia. Ia mengatakan, tangan memiliki kemiripan dengan seluruh bagian tubuh manusia. Sehingga bagian tangan mulai jari hingga telapaknya bisa menjadi media penyembuhan rasa sakit di bagian tubuh yang lain.
Misalnya ibu jari memiliki kemiripan dengan kepala. Rasa sakit yang dirasakan di bagian kepala bisa diatasi hanya dengan memijat ibu jari. Termasuk bagian jari-jari yang lain. Seperti telunjuk dan kelingking memiliki kemiripan dengan lengan. Dan jari tengah dan jari manis dengan kedua kaki. Sedangkan telapang tangan mirip dengan bagian dada dan perut manusia. "Dan kemiripan ini hanya ada di tangan. Tidak di area lain dari tubuh kita. Sebuah keajaiban yang menjadi tanda cinta Tuhan pada kita," ujarnya. (imm/sir/udi)

Editor : udi
Penulis : imam

  Berita Lainnya



Loading...


Honda
mitsubhisi

WEB HOSTING HANDAL

ArdetaMedia

INTERNET STABIL dan MURAH

BestNet

Loading...