Prioritas Pembangunan 10 Program | Malang Post

Selasa, 12 November 2019 Malang Post

  Follow Us


Rabu, 16 Okt 2019, dibaca : 282 , mp, adv

BATU - Sebanyak 10 program prioritas  bakal dikerjakan Pemkot Batu tahun ini hingga tiga tahun ke depan. Selain pengembangan kereta gantung, ada sembilan lagi program prestisius kepemimpinan Wali Kota, Dra Dewanti Rumpoko Msi dan Wakil Wali Kota, Ir Punjul Santoso.
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menjelaskan, selain pembangunan Cable Car atau kereta gantung, ada sembilan proyek besar yang digarap secara multy years mulai 2020 nanti. Proyek-proyek besar masuk dalam RPJMD 2017-2022 diantaranya revitalisasi pasar, revitalisasi GOR Ganesha Alun-Alun, peningkatan pengembangan infrastruktur jalan dan penataan kawasan paralayang berstandar internasional. Pemantaban dan pemberdayaan pembangunan desa wisata juga menjadi prioritas. Pembangunan SDN Sumberbrantas dan SMPN 7 di Kecamatan Junrejo, pembangunan Puskesmas di Kecamatan Bumiaji dan Unit Transfusi Darah tidak akan ketinggalan.
Begitu juga dengan pembangunan perpustakaan umum, rehab gedung kesenian, pembangunan museum HAM Munir serta pembangunan gudang cold storage untuk penyimpanan hasil produk pertanian.
"Proyek besar bakal dikerjakan mulai tahun 2020 nanti. Itu merupakan proyek prioritas Pemkot Batu yang menyasar seluruh masyarakat, mulai perekonomian, pariwisata, lingkungan, kesehatan, hingga pendidikan," ujar Dewanti kepada Malang Post.
Perencanaan Pemkot Batu itu merupakan program bersentuhan langsung masyarakat. Hasilnyaharus bisa  dirasakan langsung oleh masyarakat Kota Batu, terutama untuk peningkatan ekonomi atau kesejahteraan.
Bude, sapaan akrabnya, mencontohkan, pemantaban Desa Wisata, merupakan pengembangan ekonomi berbasis masyarakat di desa atau kelurahan. Desa Wisata seperti ini harus mampu mendatangkan wisatawan ke desa sehingga menguntungkan masyarakat secara ekonomi.  
Selama ini potensi desa wisata sudah ada di Kota Batu. Sebut saja Desa Pandanrejo yang sudah memasukan wisata petik strawberry dengan rafting dan wisata buatan. Temas selalu melakukan festival Kampung Tani setiap tahun, selain mengembangkan perekonomian berbasis masyarakat.
"Pembangunan segala bidang juga untuk meningkatkan PAD Kota Batu setiap tahun. Peningkatan PAD dikembalikan lagi ke masyarakat melalui pembangunan dan bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan," paparnya. (Pemkot Batu)



Loading...