Malang Post - Polres Batu Ringkus Sembilan Pengedar Narkoba Jaringan LP

Senin, 06 April 2020

  Mengikuti :


Polres Batu Ringkus Sembilan Pengedar Narkoba Jaringan LP

Jumat, 17 Jan 2020

BATU - Satuan Narkoba Polres Batu berhasil menangkap sembilan pengedar dan pemakai narkoba di wilayah hukum Polres Batu. Sembilan tersangka ini diringkus dalam kurun waktu dua bulan sejak Desember 2019 hingga Januari 2020.

Dalam rilis yang digelar di Mapolres Batu Jumat (17/1) . Waka Polres Batu, Kompol Zein Mawardi menyampaikan bahwa sembilan tersangka yang berhasil ditangkap di wilayah hukum Polres Batu.

Ia menerangkan, dari sembilan tersangka yang berhasil dibekuk dua tersangka berasal dari Kota dan Kabupaten Malang. Sedangkan sisanya tujuh tersangka dari Kota Batu.

Dari penangkapan yang dilakukan Polres Batu berhasil mengamankan 13 barang bukti. Diantaranya 13,10 gram sabu-sabu dan 270,4 gram ganja atau senilai Rp 21 juta.

Tersangka yang berhasil diamankan diantaranya, AF alias Kojek (26) asal jalan gunung muria RT 25 RW 26 Dusun Genengan, Desa Girimoyo, Kec. Karangploso, Kab Malang. Kemudian MS asal Jalan Jodipan gg 3 no 10 RT 2 RW Kel. Jodipan, Kec. Jodipan, Kota Malang.

Sedangkan sisanya berasal dari Kota Batu. Diantaranya WA alias Tuwek asal Desa Pandanrejo, AW alias Bujel asal Kelurahan Temas, FR alias Desa Torongrejo, S asal Kelurahan Sisir, AG asal Desa Punten, dan HSD alias Paijo asal Desa Pandanrejo.

Dari sembilan tersangka satu tersangka yang berhasil ditangkap membawa narkoba terbanyak adalah AW alias Bujel. Laki-laki asal Jalan Wukir gang III RT 3 RW 1 Kel. Temas, Kec/Kota Batu ini membawa empat poket sabu dan tiga poket ganjan dengan berat total 196,54 gram.

"Dari seluruh tersangka yang kedapatan membawa barang bukti paling banyak adalah Bujel. Bujel merupakan pengedar yang telah beroperasi selama dua bulan," ujar Kompol Zein kepada Malang Post .

Zein meneraangkan, mayoritas tersangka berusia 20-30 tahun. Sedangkan untuk sasaran pengedar adalah remaja dan pra pekerja di lingkungan sekitar.

"Untuk barang-barang yang didapat dari salah satu tersangka berasal dari salah satu LP. Dari informasi sementara yang didapat dari tersangka, orang yang berada di dalam LP merupakan pengendali dari peredaran narkotika yang didapat tersangka," terangnya.

Dengan adanya penangkapan sembilan tersangka, Satnarkoba Polres Batu akan melakukan pengembangan lebih lanjut. Segingga peredaran barang terlarang di Kota Batu mempu ditekan. Mengingat setiap tahunnya terjadi peningkatan kasus narkoba.

Akibat dari perbuatan tersangka menjual obat-obatan terlarang tersebut. Para tersagka akan dijerat pasal 112 ayat 1 UU R1 no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan hukuman paling cepat 5 tahun maksimal 10 tahun penjara.

Dalam waktu dua tahun sebelumnya, dari data Polres Batu untuk kasus peredaran narkotika yang berhasil diamankan terjadi peningkatan. Tahun 2018 sebayak 41 kasus dan tahun 2019 sebanuak 53 kasus narkotika. (eri)

Editor : Vandri Battu
Penulis : Kerisdiyanto

  Berita Lainnya





Loading...